Farhat Abbas dan Nia Daniati Duet Lagu Hancur Hatiku

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nia Daniati dan Farhat Abbas. TEMPO

    Nia Daniati dan Farhat Abbas. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada sebuah video menarik diunggah akun gosip tante-rempong. Video tersebut memperlihatkan Nia Daniati bernyanyi duet dengan mantan suaminya, Farhat Abbas, dalam  sebuah acara.

    Baca: Farhat Dapat Harta Gono-gini, Ini Nasib Rumah Nia Daniaty  

    Nia Daniati dan Farhat Abbas saling sahut menyanyikan lagu mellow berjudul Hancur Hatiku yang pernah dipopulerkan Nia. Uniknya, Nia dan Farhat tidak menyanyi bersama di panggung. Mereka tetap menjaga jarak.

    Lagu yang dilantunkan juga seolah menggambarkan hubungan Nia Daniati dengan Farhat Abbas di kehidupan nyata. "Agar tak sakit hatiku melihatnya, Kau yang begitu aku dambakan, Pergi tak pernah ingat kembali," demikian penggalan lirik yang dibawakan Nia Daniati.

    Dari sudut ruangan lain, Farhat Abbas menyahut, "Kalau salah katakan apa salahku, Kalau benci katakan mengapa benci, Punya mata punya hati dan telinga, Mengapa kau tak mendengar."

    Nia Daniati kembali menimpali, "Sudah habis segalanya kau rasakan, Tiada lagi yang bisa aku berikan, Kau menjauh jauh-jauh, Kau pergi."

    Orang-orang di sekitar Nia dan Farhat telihat riuh menyaksikan pemandangan langka tersebut. Sebagian di antaranya merekam adegan tersebut menggunakan kamera ponsel.

    Netizen pun heboh mengomentari duet Nia Daniati dan Farhat Abbas. Sebagian besar di antaranya menilai Farhat sedang mencoba untuk merebut kembali hati Nia. "Ciyee nyesel pasti sebpaka ciyee," komentar @dianapu3.

    Namun nampaknya lebih banyak orang yang tidak rela jika Nia Daniati kembali ke pelukan Farhat Abbas. "Wkwkwk jangan mau lah balikan Tante Nia sm si kang halu. Biarin dia rasain tuh ditinggal asistennya wkwkw," tulis @msouisa27. "FA br ngerasa klo nia tuh mantan terindah yeeees," sahut @aniekhasan.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.