Bagi Mira Lesmana, Tak Sulit Stop Merokok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mira Lesmana produser film berpose dengan teaser film AADC kedua di rumah produksi film Miles Productions di Jakarta, 11 Februari 2016.  TEMPO/Nurdiansah

    Mira Lesmana produser film berpose dengan teaser film AADC kedua di rumah produksi film Miles Productions di Jakarta, 11 Februari 2016. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Diam-diam, Mira Lesmana (52) membuat keputusan besar. Mira berhenti merokok dalam enam bulan terakhir.

    Keputusan itu dibuat setelah suaranya “timbul tenggelam”. Klimaksnya pengujung tahun lalu. Dalam malam puncak Festival Film Indonesia dan Piala Maya, suara Mira benar-benar hilang!

    Menyadari ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuhnya, produser Ada Apa dengan Cinta? itu menjalani pemeriksaan medis.

    "Insiden suara datang dan pergi terjadi selama 3 tahun terakhir. Puncaknya terjadi pada 2016. Tahun lalu, kesibukan sangat padat mengingat saya melepas dua film, Ada Apa dengan Cinta 2 dan Athirah. Saya menjalani promosi ke banyak kota. Suara sering hilang mendadak. Saya curiga karena frekuensi suara timbul tenggelam makin sering,” terang Mira di Jakarta, pekan lalu.

    Pencipta lagu Aku Ingin dan Ekspresi itu mendatangi sebuah rumah sakit di Jakarta. Ia melalui prosedur laringoskopi atau pemeriksaan bagian belakang tenggorok, termasuk pita suara. Alat yang dilengkapi kamera berukuran mikro dimasukkan ke tubuh Mira melalui hidung.

    "Dokter menegakkan diagnosis yang membuat saya terkejut. Ada polip yang tumbuh di pita suara. Polip biasanya di hidung, tapi ini tumbuh di pita suara. Ukurannya tidak main-main, 2 cm. Dokter bilang, kemungkinan untuk sembuh dan suara pulih relatif kecil. Mendengar diagnosis itu, saya terdiam,” Mira bercerita.

    Ia kemudian melanjutkan pemeriksaan intensif ke sebuah rumah sakit di Singapura pada November 2016. Di Negeri Singa, Mira mendapat kabar baik. 

    Suaranya bisa dipulihkan lewat operasi. Namun pascaoperasi, Mira harus berhenti merokok. Gumpalan asap rokok dan kandungan bahan kimia dalam batang-batang rokok itulah yang memicu pertumbuhan polip. Suami Mira, Mathias Muchus dan ibunya mendukung rekomendasi dokter. Tak ada pilihan lain bagi ibu dua anak itu.

    Ternyata, berhenti merokok tidak sesusah yang dibayangkan. Mira Lesmana tidak sampai stres selama proses perceraian dengan tembakau.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.