Kehilangan Suami, Ririn Ekawati Masih Sering Menangis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ririn Ekawati dan suaminya, Ferry Wijaya. instagram

    Ririn Ekawati dan suaminya, Ferry Wijaya. instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah Ferry Wijaya, suami Ririn Ekawati, telah dimakamkan di pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat pada Minggu malam, 11 Juni 2017. Sehari usai sang suami dikubur, Ririn Ekawati masih terus menangis di rumah duka, di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

    Baca: Lewat Video Call, Ririn Ekawati Ikut Mengantar Jenazah Suami  

    Saat Tabloidbintang.com mendatangi rumah duka, Senin, 12 Juni 2017, tampak sekali wajah Ririn Ekawati masih basah dengan linangan air matanya. Ririn Ekawati yang kala itu mengenakan pakaian serba hitam masih kurang stabil kondisinya setelah ditinggal Ferry Wijaya untuk selama- lamanya.

    Ketika bercerita, mengenang saat-saat pertama bertemu memutuskan menikah dengan Ferry, penyakit yang dialami Ferry, sampai detik- detik meninggalnya suami, Ririn Ekawati selalu berurai air mat. Beberapa kali Ririn Ekawati sempat menghentikan pembicaraannya karena tak kuasa dirundung kesedihan.

    Ferry Wijaya meninggal dunia pada Minggu dini hari di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta Selatan, akibat penyakit kanker darah atau leukemia yang dideritanya sejak 4 tahun belakangan.

    Saat Ferry Wijaya meninggal dunia, Ririn Ekawati tengah menunaikan ibadah umrah di tanah suci.

    TABLOID BINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.