Rabu, 21 Februari 2018

Suami Ririn Ekawati Meninggal karena Leukimia

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 11 Juni 2017 12:59 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suami Ririn Ekawati Meninggal karena Leukimia

    Ririn Ekawati. TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Suami Ririn Ekawati, Ferry Wijaya, meninggal pada Minggu, 11 Juni 2017, pukul 00.15 WIB, di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, akibat penyakit leukemia.

    Kabar duka disampaikan manajer Ririn Ekawati, Markoneng. "Innalilahi waina ilaihi rojiun.. telah berpulang @fery_wijaya88 suami dari @ririnekawati telah meninggal dunia tgl 11 juni 2017 pada pukul 00:15 wib. istirahat yang tenang ya ko.. semoga mendapatkan tempat yg terbaik di sisi Allah SWT & khusnul khotimah," tulisnya di media sosial.

    Informasi yang beredar, saat sang suami pergi untuk selama-lamanya, Ririn Ekawati sedang berada di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah. Saat ini Ririn tengah dalam perjalanan pulang.

    "Setelah dapat kabar, dia berusaha pulang ke Indonesia. Tadi sih infonya dia sudah terbang ke Indonesia," ujar seorang kerabat Ririn Ekawati, di rumah duka, kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

    Ucapan turut berbelasungkawa pun mengalir dari para netizen. "Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.turut berduka cita. Semoga keluarga di beri ketabahan.dan Amal ibadah almarhum di terima di sisiNya," tulis @widayatbasuki.

    "Y Allah habis sahabatnya meninggal jupe sekarang suami y Allah sabar y @ririnekawati," sahut @wahyuyantoo.

    "Innalillahiwaiinnailaihirojiun.. turut berduka cita ya mbak@ririnekawati semoga keluarga yang di tinggalkan diberi kesabaran,ketegaran dan keikhlasan.. Aamiin...," tulis @motizoca.

    Jenazah Ferry Wijaya disemayamkan di rumah duka, Jalan Masjid 1, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Menurut rencana pemakaman akan dilakukan hari ini di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Penilaian Kementerian LHK soal Tiga Bulan Bersih Sampah

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan penilaian kinerja pemerintah dan masyarakat terait program Tiga Bulan Bersih Sampah.