Julia Perez Meninggal, Ini Pidato Eko Patrio di Pemakaman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pemakaman penyanyi dangdut Julia Perez di TPU Pondok Ranggon, Jakarta 10 Juni 2017. TEMPO/Nurdiansah

    Suasana pemakaman penyanyi dangdut Julia Perez di TPU Pondok Ranggon, Jakarta 10 Juni 2017. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Julia Perez meninggal karena kanker serviks dan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur pada Sabtu petang, 10 Juni 2017.

    Ribuan orang larut dalam duka mengantarkan jenazah artis Yulia Rachmawati atau Julia Perez itu.

    Baca juga: Julia Perez Meninggal, Ustaz Zacky Mirza Berbelasungkawa  

    "Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih atas begitu pedulinya dengan Julia," kata Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, anggota DPR dari Fraksi PAN, saat memberi sambutan di pemakaman.

    Dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang terus mendoakan Julia sejak dinyatakan kanker serviks hingga meninggal. Keluarga mengucapkan banyak terima kasih karena masyarakat mengantarkan Julia saat-saat sakit, wafat di rumah sakit, disalatkan di masjid, hingga saat-saat terakhir dikebumikan.

    Eko juga berpesan agar sejumlah pihak yang masih memiliki sangkut-paut utang-piutang dengan Julia untuk menghubungi keluarga. Dia berharap semua masalah bisa dikomunikasikan nantinya.

    "Bila Julia semasa hidupnya ada salah, baik ucap kata, perilaku, dan sebagainya, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya," kata Eko, pelawak Grup Patrio  dan pembawa acara.

    Dia mengajak ribuan pelayat itu berdoa untuk kepergian Julia. Pelayat pun hanya tertunduk, sembari berusaha mendekati pusara pemakaman.

    Kata Eko, sebulan lagi Julia genap berusia 37 tahun. Bulan depan, Julia seharusnya merayakan ulang tahun pada 11 Juli 2017. "Kita berdoa agar Yuli diterima di sisiNya."

    Sesaat itu seorang ustad memimpin doa untuk mengantarkan Julia dikebumikan. Pria itu berkata ia meyakini Julia meninggal dalam keadaan Khusnul Khotimah atau meninggal dalam keadaan baik. "Orang baik sebagai contoh Julia, begitu banyak orang yang mengantarkan beliau," ujar dia.

    Dia juga berpesan agar manusia ingat akan kematian. Kata dia, mati akan memutus segala perbuatan di dunia. "Tidak ada yang bisa menghalau kematian."

    Simak juga: Jupe Meninggal, 5 Bulan di RSCM Berjuang Melawan Kanker Serviks

    Pemakaman diiringi isak tangis dari keluarga dekat dan rekan-rekan kerjanya sebagai artis. Julia dikenal sebagai seorang penyanyi, pemain film, presenter, dan komedian.

    Ribuan masyarakat mengenang jasa-jasa dan kebaikan Julia Perez semasa masih hidup dengan mengantarkan ke peristirahatan terakhir.

    MARIA FRANSISCA | AVIT HIDAYAT




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.