Yana Zein Mengaku Sembuh 80 Persen demi Menyenangkan Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yana Zein dan kedua putrinya. instagram.com

    Yana Zein dan kedua putrinya. instagram.com

    TEMPO.COJakarta - Asisten pribadi Yana Zein, Nita, mengungkapkan, Yana mengaku kanker payudaranya sudah sembuh 80 persen agar anaknya tak terus bersedih. Yana pulang dari perawatan di Guangzhou, Cina, Ahad, 28 Mei 2017, dan meninggal dunia pada Kamis, 1 Juni 2017, pukul 01.05 WIB.

    Baca: Yana Zein Sembuh 80 Persen dari Kanker, Beri Semangat Jupe

    "Iya, dia (Yana Zein) pingin anak-anaknya itu senang. Memang enggak kelihatan dia sakit, tapi begitu sampai di rumah, langsung tidur," kata Nita saat dihubungi wartawan lewat telepon, Kamis.

    Sebelum bertemu wartawan di Bandar Udara Soekarno-Hatta saat kembali dari Tiongkok, Yana Zein juga sengaja berdandan untuk meyakinkan dirinya sehat. Ibu dua anak itu sudah mengatur skenario agar tidak menimbulkan kecurigaan.

    "Mbak Yana bilang, 'Nanti di bandara kamu harus menemani saya ke kamar mandi. Saya mau dandan secantik mungkin. Saya harus segar di depan mereka (keluarga dan wartawan)’," ujar Nita menirukan ucapan Yana.

    Nita mendapat informasi dari dokter yang menangani Yana bahwa kanker yang diderita artis itu sudah menjalar ke organ-organ tubuh yang lain.

    "Sebenarnya waktu itu dokter pun udah bilang kalau Mbak Yana livernya udah enggak bagus. Jadi dokter menyarankan kami pulang dulu. Terus Mbak Yana enggak dikasih jadwal balik lagi ke Cina kapan," ucap Nita.

    Dokter di Cina, menurut Nita, sebenarnya sudah pasrah dan memerintahkan Yana pulang sejak sebulan sebelumnya.

    Yana Zein meninggal di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Kamis dinihari. Rencananya, jenazah Yana Zein akan dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat siang, 2 Juni 2017.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.