Berjayanya Joki Kecil dan Kwek

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Para joki kecil itu harus menaiki kuda liar dalam tradisi rakyat yang populer di wilayah Sumbawa, yakni pacuan kuda. Namun, itu dilakukan tanpa peralatan keamanan yang memadai dengan imbalan yang tidak seberapa.Tema film pendek bertajuk Joki Kecil inilah yang membawa sutradara Yuli Andari Merdikaningtyas dan Anton Susilo merebut penghargaan Film Pendek Dokumenter Terbaik serta Debutan Film Pendek Dokumenter Terbaik. Bersama film animasi Kwek, film ini berjaya meraih dua penghargaan pada penutupan Festival Film Pendek Konfiden 2006, Sabtu malam lalu di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta.Dewan juri yang terdiri atas Arief Ash-Shiddiq, Lisabona Rahman, serta Budi Irawanto menilai film berdurasi 20 menit ini memiliki tema dan riset yang amat baik. "Cara bertuturnya mengalir sangat lancar. Sedangkan visualisasinya sangat menarik. Empati pembuat film pada subyek tampak jelas, meski tidak terlihat mengasihani. Film ini juga berhasil memperlihatkan kompleksitas dunia anak-anak," ujar Lisabona.Film yang diproduksi pada 2005 itu bukan kali ini saja meraih penghargaan. Sebelumnya, film itu berhasil merebut Eagle Award pada 2005 dari stasiun Metro TV.Tugas kuliah mahasiswi semester V Universitas Islam Bandung, Dessy Darmayanti, juga berhasil menggondol penghargaan khusus dari dewan juri film pendek dokumenter. "Temanya unik dan orisinal. Film ini juga berhasil memperlihatkan subyek secara kuat meski dalam durasi yang pendek," Lisabona menegaskan. Film bertajuk Free as a Bird yang berkisah mengenai kehidupan anak pinggiran Kota Bandung ini menampilkan sosok Qbonk dan filosofinya tentang mabuk. Sementara itu, film animasi Kwek karya Mandegani Duniarto mendapat penghargaan khusus dewan juri film pendek fiksi serta Penghargaan Konfiden atau penghargaan favorit penonton. Sedangkan penghargaan Film Pendek Fiksi Terbaik kali ini jatuh pada Harap Tenang, Ada Ujian karya Ifa Isfansyah dari Yogyakarta. Di mata dewan juri, film yang berkisah mengenai anak korban gempa Yogyakarta, 27 Mei 2006, dalam balutan parodi jenaka itu memiliki kompleksitas gagasan dan berhasil menyampaikan pesan kepada penonton. "Ceritanya sendiri orisinal dan kontekstual," Lisabona menambahkan.Sita Planasari A

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.