Pekan Wayang Kebangsaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Solo:Sejumlah dalang dari berbagai kota mengadakan kegiatan Pekan Wayang Kebangsaan di Taman Ismail Marzuki Jakarta mulai Sabtu nanti. Acara itu berlangsung hingga 16 November 2006.Selama sepekan, selain menggelar pementasan wayang setiap malam, diadakan pameran wayang alternatif dan pameran wayang rai wong karya Ki Enthus Susmono. "Kegiatan ini untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap nilai tradisi budaya lokal agar wawasan kebangsaan terjaga," kata Enthus di Solo, Rabu lalu.Dalang asal Tegal jebolan Sekolah Tinggi Seni Indonesia Solo ini akan tampil dua kali. Pada pembukaan, dia akan mementaskan wayang planet berkolaborasi dengan orkes Symphony Ki Ageng Ganjur dengan lakon Matinya Wisanggeni, yang garapan musiknya diserahkan kepada seniman Dedek Wahyudi. Sedangkan pada penutupan digelar wayang kulit rai wong dengan lakon Semar, Semar, Semar.Selain Enthus, dalang lainnya yang terlibat dalam pementasan tersebut adalah dalang wayang golek, Ki Asep Koswara; dalang wayang kampung, Ki Jliteng Suparman; dan dua dalang perempuan, Nyi Rumiyati Ajang Mas dan Nyi Wati. Menurut Honggo Utomo dari Panglima Arts Management, penyelenggara acara itu, Pekan Wayang Kebangsaan dimaksudkan sebagai usaha merevitalisasi nilai-nilai kehidupan yang tersirat dalam kesenian wayang untuk kemudian diaktualisasikan dalam kehidupan. "Karena itu, selain pementasan, ada pameran wayang alternatif," kata Honggo.IMRON ROSYID

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.