Bagi Sammy Simorangkir, Penjara Lebih Enak Ketimbang Panti Rehab

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sammy Simorangkir. TEMPO/Nurdiansah

    Sammy Simorangkir. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sammy Simorangkir pernah dihukum karena terbukti bersalah mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Tahun 2010 mantan vokalis band Kerispatih itu merasakan bagaimana rasanya tinggal di penjara dan panti rehabilitasi.

    Sebagai pecandu narkoba, saat itu Sammy Simorangkir merasa menderita. Kekasih Viviane itu pun membandingkan tempatnya menjalani hukuman.

    "Jujur, enakan di penjara daripada di tempat rehab. Di penjara saya bisa makan apa saja. Saya bisa pesan McD, Burger King dan lainnya," ujar Sammy Simorangkir di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Kamis, 4/5.

    Enam bulan jalani rehab ketergantungan obat benar-benar membuat Sammy menderita. Banyak kebiasaan yang tak bisa dilakukannya.
     
    "Di tempat rehab merokok aja dibatasin. Disana tuh ketat. Semua jalani peraturan," ungkap Sammy Simorangkir.

    Meski sempat ribut dengan petugas dengan peraturan yang ketat, Sammy akhirnya menjalani dengan ikhlas masa hukumannya. Ia pun sadar berada di panti rehabilitasi punya dampak positif terhadap kesehatannya.

    "Saya nonton cuma Sabtu dan Minggu. Sisanya ngepel, cuci baju, motong cabe, saya jalani dengan ikhlas. Walaupun awal-awal seminggu saya lempar bangku, ribut sama petugas," kata  Sammy Simorangkir.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.