Hantu Karya Anak Diplomat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejak kecil, dunia menggambar telah menyita perhatiannya. Kegemarannya terus-menerus berkembang hingga akhirnya ia terjun dalam bidang gambar hidup alias film.Ia adalah Rizal Mantovani, yang baru saja merampungkan karya terbarunya, film horor bertajuk Kuntilanak. Ini merupakan film horor kedua Rizal setelah sukses lewat Jelangkung. Film horor pertamanya ini sempat bertahan selama lima bulan di bioskop Jakarta pada 2001-2002. Selain dipelototi satu juta penonton, film ini masuk dalam majalah Variety dari Amerika.Karier Rizal di dunia film benar-benar dimulai dari hobinya menggambar. Asal-muasalnya, anak diplomat bernama Mohamad Saleh ini sempat berpikir bagaimana hobinya ini bisa menghasilkan uang. Setelah lulus sekolah menengah di Kolombo, Rizal pun memilih kuliah di jurusan Arsitektur Universitas Trisakti, Jakarta. Kendati sempat ikut orang tuanya berkeliling beberapa negara, seperti Iran, Sri Lanka, dan Yugoslavia, Rizal tak kuliah di luar negeri.Di sela-sela kuliahnya, pria yang lahir di Jakarta, 12 Agustus 1967, ini menaruh beberapa gambar di etalase toko komik di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Gambar ini membuat seorang agen iklan Kreatof Konsep tertarik melihatnya. Ternyata kantor agen iklan ini sedang membutuhkan seorang tenaga desain grafis. Gayung pun bersambut ketika mereka berdua dipertemukan oleh sang pemilik toko. "Agen itu menawari saya kerja part time," kata Rizal. Belakangan, ia makin jatuh cinta bekerja di bidang ini.Rizal kian getol belajar ketika pindah ke bagian tim kreatif televisi. Kecerewetannya menunjang upaya memperoleh berbagai pengetahuan peralatan broadcasting.Rizal pun mulai membuat acara-acara televisi yang berlanjut pada pembuatan klip video musik. Klip video musik sederet nama, mulai Iwan Fals, Chrisye, Peterpan, hingga Siti Nurhaliza, pun dirampungkannya.Kiprah Rizal di dunia klip video musik membuatnya meraih penghargaan, seperti MTV Asian Viewer's Choice Award 1995. Namun, Rizal malah kurang suka dengan penghargaan yang diberikan kepadanya. "Saya tidak tahu kenapa tidak suka dengan award tersebut," tutur pencinta tokoh komik Superman ini.Bersama Mira Lesmana, Rizal pertama kali membuat film layar lebar berjudul Kuldesak pada 1996. Film yang menceritakan mimpi-mimpi remaja 1990- an ini bisa dibilang menjadi tonggak bangkitnya perfilman nasional. Publik perfilman makin dikagetkan dengan munculnya film Jelangkung. Kini ia hendak mengulang suksesnya dengan membuat film Kuntilanak.Idiom hantu lokal bernama kuntilanak, menurut Rizal, merupakan sosok paling menyeramkan. Berdasarkan riset yang dilakukannya, setan berpenampakan sebagai perempuan berambut panjang dan bergaun putih itu paling ditakuti masyarakat Indonesia. "Riset saya sifatnya personal aja, tidak secara ilmiah. Hasilnya, kuntilanak itu paling nyeremin di antara setan lainnya," katanya.Andi Dewanto

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.