Tari Merak dan Kecak Pukau Penonton Festival Heritage di Maroko

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat Hindu membawakan tari kecak, kegiatan ini diadakan untuk menyambut hari raya Nyepi. Pantai Losari, Makassar, 19 Maret 2015. TEMPO/Hariandi Hafid

    Sejumlah umat Hindu membawakan tari kecak, kegiatan ini diadakan untuk menyambut hari raya Nyepi. Pantai Losari, Makassar, 19 Maret 2015. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Maroko - Kedutaan Besar Repulik Indonesia (KBRI) di Rabat, Maroko, tampil dalam Festival Heritage Day dengan menyuguhkan Tari Merak dan Tari Kecak. Pertunjukan ini menarik perhatian penonton termasuk Menteri Perumahan dan Tata Kota Maroko, Nabil Benabdallah.

    Saat tarian itu diperagakan, Nabil Benabdallah sering memberikan tepuk tangan. "Acara digelar di Aula Palais des Congres/Istana Konferensi Kota Sale, Sabtu, 22 April 2017," bunyi keterangan tertulis Hanung Nugraha dari KBRI Rabat, Selasa, 25 April 2017.

    "Festival Heritage Day diadakan oleh Asosiasi Rabat Sale Memoire berlangsung selama 4 hari terdiri dari kunjungan wisata kota Rabat dan sale, panggung rakyat," kata Hanung Nugraha melaporkan dari Rabat, Maroko.

    Selain menampilkan Tari Merak dan Kecak yang dibawakan pelajar dan mahasiswa Indonesia di Maroko, KBRI Rabat juga menampilkan kuliner Indonesian. Di antaranya kamaknan nusantara seperti bakso, gorengan, lumpia, martabak, sarang semut, kue lumpur, rebusan jagung, kacang, pisang dan ubi.

    Festival Heritage Days ini diselenggarakan secara rutin setiap tahun oleh Lassociation Rabat Sale Memoire (RSM) guna melestarikan dan mengenalkan seni budaya dan situs bersejarah yang berada di kota Rabat dan Sale, baik yang bersifat abstrak maupun non-abstrak kepada generasi Maroko saat ini.

    Festival Heritage Days diadakan ketiga kalinya didukung Kementerian Kebudayaan, Kementerian Perumahan dan Tata Kota Maroko, Pemerintah Kota Rabat dan Kota Sale serta perusahaan swasta, antara lain perusahaan real estate terkemuka Maroko Al-Omran, media pemerintah dan swasta Maroko.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.