Elton John Terinfeksi Bakteri, Batalkan Konser April dan Mei

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elton John. REUTERS/Eduardo Munoz

    Elton John. REUTERS/Eduardo Munoz

    TEMPO.CO, Jakarta - Elton John menghabiskan dua malam perawatan intensif untuk melawan infeksi bakteri yang berpotensi mematikan. Akibat sakitnya itu, Elton John membatalkan semua konsernya selama bulan April dan Mei.

    Musisi asal Inggris berusia 70 tahun itu "sakit keras" dalam penerbangan dari tur Amerika Selatan-nya baru-baru ini, menurut juru bicara Elton John, Fran Curtis.

    Penyanyi  Rocket Man  tersebut menghabiskan dua malam dalam perawatan intensif di Inggris dan saat ini tengah beristirahat di rumah setelah keluar dari Rumah Sakit pada Sabtu.

    Infeksi itu tidak teridentifikasi, namun pernyataan tersebut mengatakan bahwa John mengalami "infeksi bakteri berbahaya dan tidak biasa" selama turnya di Amerika Selatan, yang berakhir di Cile pada 10 April 2017.

    "Infeksi dari alam ini jarang terjadi dan berpotensi mematikan," tulis pernyataan tersebut, dan bahwa perawatan intensif itu diikuti oleh "perpanjangan tinggal di rumah sakit".

    John diharap dapat pulih penuh dengan membatalkan semua konsernya di Las Vegas pada April dan Mei, serta pertunjukan di Bakersfield, California pada 6 Mei.

    John meminta maaf kepada fans karena telah mengecewakan mereka.

    "Saya sangat berterima kasih kepada tim medis atas keahlian mereka dalam menjaga saya dengan baik," ujar dia dalam pernyataan.

    Dia dijadwalkan untuk melanjutkan pertunjukan di Twickenham, Inggris, pada 3 Juni.

    John memenangkan Grammy, Oscar dan Tony untuk karyanya di film dan teater, dia kini sedang mengerjakan musik latar untuk untuk adaptasi musikal Broadway dari drama komedi "The Devil Wears Prada", demikian Reuters.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.