Minggu, 18 Februari 2018

Rhoma Irama Blakblakan Soal Penyebab Ridho Konsumsi Narkotika

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 20 April 2017 19:54 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rhoma Irama Blakblakan Soal Penyebab Ridho Konsumsi Narkotika

    Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama, dalam deklarasi dukungan terhadap pasangan calon Anies-Sandiaga, Ciracas, Jakarta Timur, 2 Februari 2017. TEMPO/Chitra.

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Ridho Rhoma sempat mengungkapkan penyebab dia mengkonsumsi narkotika jenis sabu kepada penyidik dari Kepolisian Resor Jakarta Barat, tidak lama setelah ditangkap di sebuah hotel di Daan Mogot, Jakarta Barat. 

    Ridho Rhoma kala itu mengaku mengkonsumsi narkotika karena pekerjaannya di dunia hiburan. Sayangnya Ridho Rhoma tidak merinci lebih lanjut. Ditemui di daerah Pela Mampang, Jakarta Selatan, Rabu, 19 April 2017, raja dangdut Rhoma Irama, ayah Ridho Rhoma, membeberkan lebih detail. Katanya, Ridho Rhoma mengkonsumsi narkotika untuk keperluan sebuah film.

    Baca juga: Rhoma Irama dan Soneta Siap Perangi Narkotika

    "Dia bilang (pakai narkoba) bukan for fun, bukan hura-hura. Tapi ada tuntutan dari produser film (agar) badannya ideal. Jadi motivasinya bukan fun, tapi untuk menurunkan berat badan," kata Rhoma Irama. Terobsesi menurunkan berat badan demi film, Ridho Rhoma kemudian disarankan untuk mengkonsumsi obat haram tersebut oleh salah satu temannya.

    "Dia mengonsumsi itu atas saran temannya supaya lebih cepat kurus, ya pakai (narkoba)," kata Rhoma Irama lebih lanjut. Ridho Rhoma diamankan petugas kepolisian pada 25 Maret 2016 di sebuah hotel di Daan Mogot, Jakarta Barat. Dari tangannya ditemukan narkotika jenis sabu seberat 0,7 gram. Kini Ridho Rhoma menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur. *

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.