Sumbang Rp.333 Juta untuk Julia Perez, Ini Kata Sandiaga Uno  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawagub DKi Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno memberikan penjelasannya kepada sejumlah pendukungnya saat meluncurkan Satgas Anti Hoaks Anies-Sandi di Jalan Cirurug, Menteng, Jakarta Pusat, 27 Maret 2017. Tempo/Febri Husen

    Cawagub DKi Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno memberikan penjelasannya kepada sejumlah pendukungnya saat meluncurkan Satgas Anti Hoaks Anies-Sandi di Jalan Cirurug, Menteng, Jakarta Pusat, 27 Maret 2017. Tempo/Febri Husen

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, turut hadir di acara penggalangan dana untuk Julia Perez. Pengusaha yang akrab disapa Sandi itu memberi sumbangan uang sebesar Rp 333 juta untuk membantu biaya pengobatan Julia Perez dalam melawan penyakit kanker stadium lanjut. 

    "Jangan dipandang sebagai money politic, karena ini perjuangan untuk Jupe. Jupe juga ingin membantu penderita kanker yang lain. Saya menyumbang atas nama keluarga," kata Sandiaga Uno, dalam acara yang disiarkan langsung ANTV, Ahad, 16 April 2017 malam.

    Baca juga: Dana untuk Julia Perez, Ketua MPR Sumbang Rp 119 Juta, Sandiaga Uno Rp 333 Juta

    Sandiaga Uno tidak menjelaskan secara rinci kenapa dia memilih angka Rp 333 juta. Tapi, tentu orang akan menduga angka tersebut ada kaitannya dengan nomor urut Sandiaga Uno dan pasangannya, Anies Baswedan, dalam Pilkada DKI Jakarta.

    Sandiaga Uno kemudian sedikit bercerita soal awal keakrabannya dengan Julia Perez melalui media sosial. "Awalnya itu kalau saya posting sesuatu di Instagram, dia (Jupe) selalu nge-like. Saya sempat nggak percaya, ini benar Jupe atau bukan. Ternyata benar. Kami sempat ngobrol juga," tutur Sandi.

    Sementara itu, Ketua MPR Zulkifli Hasan ikut memberi sumbangan sebesar 119 juta rupiah untuk Jupe. "Kalau berzikir kan 100 plus 19. Mudah-mudahan diberi kekuatan. Jupe, lekas sembuh, ya. Sabar, sabar, sabar," pesan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu kepada Jupe. *

    TABLOID BINTANG.COM

    Video Terkait:
    Kepala BNN Budi Waseso Besuk Julia Perez, Kondisi Jupe?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.