Sejak Menikah Tsania Marwa Pendam Semua Masalah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rencananya kedua mempelai ini akan menunda bulan madu mereka karena Tsania Marwa harus segera kembali ke bangku kuliah. TEMPO/Agung Pambudhy

    Rencananya kedua mempelai ini akan menunda bulan madu mereka karena Tsania Marwa harus segera kembali ke bangku kuliah. TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Tsania Marwa menjadi pusat perhatian di PA Cibinong, ketika menghadiri sidang perdana perceraiannya dengan Atalarik Syah. Meskipun sesekali mengumbar senyum, tak bisa dipungkiri raut menyiratkan ia sedang memikul beban. 

    “Saya tidak terburu-buru mengambil keputusan untuk menggugat cerai Mas Arik. Saya sudah berpikir panjang,” kata Marwa siang itu kepada Bintang.

    Marwa sadar, keputusan ini pasti mengagetkan banyak orang, mengingat ia dan Arik dikenal sebagai pasangan artis yang hidup bahagia meskipun usia mereka berdua terpaut 18 tahun.

    “Selama ini rumah tangga saya dan Mas Arik terlihat baik-baik saja dari luar. Padahal namanya rumah tangga, kami sering bertengkar,” kata pemain sinetron Putri yang Ditukar ini.   

    Sejak menikah pada 10 Februari 2012, Tsania memendam sendiri ketika tengah bersitegang dengan suaminya. Beban makin berat dan ketika ia sudah tidak tahan lagi, ia langsung menggugat cerai. 

    “Tidak mungkin masalah pribadi saya share kepada orang lain. Selama ini saya sudah mencoba bertahan, untuk tidak menyerah,” cerita perempuan berambut panjang ini.

    “Ini sudah mentok, makanya saya memutuskan untuk bercerai saja. Inti masalah saya dan Mas Arik, perbedaan prinsip yang sudah tidak bisa disatukan lagi. Bukan karena kehadiran orang ketiga atau kekerasan dalam rumah tangga,” kata wanita 25 tahun itu.

    Bintang mengonfirmasi mengenai penyebab perceraian ini kepada Rizam Tadjoedin, S.H, kuasa hukum Marwa. 

    “Mereka bercerai karena volume keributan semakin sering. Sifat-sifat Arik yang emosional, arogan, dan keras membuat Marwa terpukul,” bilang Rizam. “Kata-kata itu lebih jahat daripada tangan, sepertinya pintu maaf sudah tertutup untuk Arik.”

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.