Marvel Disiplinkan Komikus Indonesia dalam X-Men Gold

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ardian Syaf. facebook.com

    Ardian Syaf. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Marvel Comics Group, penerbit Amerika pada Sabtu, 8 April 2017, mengatakan akan mencabut karya edisi pertama komik X-Men Gold yang merupakan komik buatan ulang dari waralaba X-Men, setelah para pembaca Indonesia protes di Reddit dan di berbagai media sosial soal pesan anti-Kristen dan anti-Yahudi di beberapa halaman komik.

    Pesan-pesan yang membuat marah para pembaca Indonesia merujuk gesekan politik antara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mencalonkan kembali tahun ini. Beberapa gambar dalam komik merujuk kepada penentang Ahok yang disebut New York Times sebagai kelompok garis keras.  Sebagian lainnya tidak banyak berhubungan dengan politik Indonesia dan lebih soal anti-Yahudi, kata para kritikus.

    Komikus yang menyisipkan pesan-pesan dalam komik adalah Ardian Syaf, seorang warga negara Indonesia.  Kegaduhan itu makin merunyamkan Marvel yang baru-baru ini dikritik, setelah salah satu eksekutifnya menyalahkan kemerosotan penjualan karena pembaca meremehkan karakter perempuan dan non kulit putih.

    Baca juga: Marvel Hapus Sebagian Karya Ardian Syaf dalam Komik X-Men Gold

    Marvel sangat terkejut oleh adanya referensi intoleransi agama yang muncul pada halaman X-Men Gold. Perusahaan itu mengatakan karya itu "disisipkan tanpa mengetahui makna simbol-simbol tersebut."  "Hal itu tidak mencerminkan pandangan dari penulis, editor atau siapa pun di Marvel dan dalam oposisi langsung inklusif Marvel Comics dan tujuan X-Men diciptakan," kata Marvel.  "Karya akan dicabut dari percetakan berikutnya, versi digital, dan perdagangan paperback serta aksi disiplin akan dilakukan."

    Marvel tak menyebut langkah disipliner  apa yang akan diterapkan kepada Ardian Syaf, seniman paruh waktu yang sudah menggambar untuk Marvel dan perusahaan lain sejak 2007.  Juru bicara Marvel, Jeff Klein, menolak menjawab pertanyaan soal hubungan perusahaan dengan Ardian Syaf.

    Marvel menyebut Ardian Syaf dalam bahan promosi untuk X-Men Gold sebelum diluncurkan pekan lalu dan sebuah wawancara yang diterbitkan Marvel.com bulan lalu di mana Ardian Syaf mengatakan bekerja di Marvel adalah "mimpi yang jadi kenyataan."

    New York Times mengatakan Ardian Syaf tidak membalas email untuk menjawab masalah ini, namun dia sempat menjawab kontroversi itu dalam akun Facebook yang kini sudah dihapus.  "Saya tak benci Kristen atau Yahudi," tulis Ardian Syaf di Facebook.

    Dalam panel komik itu, Colossus, salah seorang karakter X-Men mengenakan kaos "QS 5:51". Pembaca Indonesia menyebut simbol itu merujuk al-Quran yang digunakan penentang Ahok untuk melawan kegubernaran kembali Ahok. Pada panel lain, lambang "212" muncul di muka sebuah toko. Pembaca Indonesia mengenalinya sebagai protes besar yang digelar Desember tahun lalu.

    Komik juga memunculkan pemimpin X-Men, pahlawan wanita Yahudi yang disebut Kitty Pryde. Dia digambarkan berdiri di depan toko perhiasan, sehingga huruf J-E-W tampak mencolok di atas kepalanya. *

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?