Pengalaman Morgan Oey Diusir Penderita Alzheimer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bunga Citra Lestari (kanan) bergurau dengan aktor Morgan Oey saat konferensi pers jelang produksi film Jilbab Traveler Love Sparks In Korea di Jakarta, 13 November 2015.  Film ini mengadopsi kisah nyata dari novel ke-50 karya Asma Nadia dengan judul yang sama. TEMPO/Nurdiansah

    Bunga Citra Lestari (kanan) bergurau dengan aktor Morgan Oey saat konferensi pers jelang produksi film Jilbab Traveler Love Sparks In Korea di Jakarta, 13 November 2015. Film ini mengadopsi kisah nyata dari novel ke-50 karya Asma Nadia dengan judul yang sama. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Mogran Oey merasa tertantang saat berperan dalam film Moon Cake Story garapan sutradara Garin Nugroho. Di film yang dirilis akhir Maret lalu itu, Morgan Oey berperan sebagai David, pengusaha muda kaya yang menderita alzheimer.

    Untuk mendalami perannya, Morgan Oey belajar tentang alzheimer selama dua pekan. Ia berguru dari banyak sumber, mulai dari video yang diunggah di YouTube, mengobrol dengan para perawat yang menjaga penderita alzheimer, hingga beberapa kali mendatangi panti jompo Rukun Senior Living di Sentul, Bogor, Jawa Barat. “Rasanya beda, kalau lihat di film atau video, empatinya kurang ngena,” kata Morgan Oey dalam pembukaan pameran mural dan seni instalasi “Para Perempuan Kartini” di gedung Tempo, Selasa, 4 April 2017.

    Baca juga: Tahir Foundation Bikin Film tentang Pentingnya Berbagi

    Aktor yang namanya melambung sejak bergabung dengan grup band SM*SH ini mengamati perilaku para penderita alzheimer dari pagi sampai malam. Agar bisa berinteraksi dengan mereka, Morgan Oey berpura-pura menjadi pengasuh baru. Dari beberapa penderita yang diajak ngobrol, ada satu ibu yang memberikan kesan mendalam buatnya. “Ibunya agak emosional,” ujar Morgan Oey.

    Morgan Oey mengatakan perempuan itu sangat protektif pada diri dan kamarnya. Tiap kali Morgan Oey masuk ke sana, ia mengusirnya sehingga Morgan Oey harus melakukan pendekatan yang menyenangkan. “Saya harus bikin cerita menarik agar dia tak salah persepsi dengan saya,” katanya.

    Masalahnya, ibu itu menderita alzheimer berat. Meski sebelumnya sudah ngobrol panjang-lebar, ia akan lupa jika orang yang bicara dengannya pergi, meski hanya sebentar. “Misalnya tiga kali saya pergi dan mau masuk lagi, tiga kali juga saya diusir,” ujar Morgan Oey. *

    Sumber: majalah Tempo 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.