Awan Kelabu Iringi Pemakaman Iren Sukardi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis pendukung sinetron Tukang Ojek Pengkolan saat menghadiri pemakaman Renita Iren Sukardi di TPU Pulomas, Senin, 10 April 2017. (tabloidbintang.com)

    Artis pendukung sinetron Tukang Ojek Pengkolan saat menghadiri pemakaman Renita Iren Sukardi di TPU Pulomas, Senin, 10 April 2017. (tabloidbintang.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemakaman Renita Sukardi alias Iren Sukardi berlangsung di Tempat Pemakaman Umum Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Senin, 10 April 2017, pukul 16.35. Selama pemakaman berlangsung, cuaca yang sejak pagi tak nyaman karena panasnya sinar matahari berubah mendung dengan embusan angin sepoi-sepoi. Awan kelabu menghalangi sinar matahari, membuat area pemakaman menjadi teduh.

    Baca juga: Sebelum Meninggal, Iren Sukardi Minta Pulang

    Beberapa rekan main Iren Sukardi di sinetron Tukang Ojek Pengkolan langsung menyambut penuh haru jenazah Iren begitu tiba di TPU Menteng Pulo. Didampingi suami tercinta, Andi Hilmi Salahudin, jenazah Iren yang masih di dalam keranda ditandu menuju liang lahat. Beberapa pemain sinetron Tukang Ojek Pengkolan, seperti Furry Setya, Clara Kaizer, Andri Sulistiandri, James Purba, dan Syahrudin Firdaos, yang tiba lebih dulu langsung menyambut.

    Furry Setya dan Syahrudin Firdaos langsung membantu Andi mengeluarkan keranda berisi jenazah Iren dari dalam ambulans.

    Keluarga dan kerabat yang mengiringi jenazah dari rumah duka, Kavling Marinir, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, tampak memadati area permakaman. Proses pemakaman diwarnai isak tangis.

    Sang suami tampak tegar saat jenazah Iren dimakamkan. Bahkan dia sendiri yang turun ke liang lahat.

    Baca juga: Sehari Sebelum Meninggal, Iren Sukardi Sempat Minta Bertemu Anaknya

    Iren meninggal dunia pada Senin, 10 April 2017, pukul 08.19 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Dia meninggalkan suami dan seorang putera berusia 6 tahun.

    TABLOIDBINTANG.COM



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.