Penonton Indonesia Banjiri Konser Coldplay di Thailand

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Coldplay tampil dalam Festival Musik iHeartRadio di MGM Grand Garden Arena, Jumat 19 September 2014, di Las Vegas, Nevada. Al Powers/Powers Imagery/Invision/AP

    Coldplay tampil dalam Festival Musik iHeartRadio di MGM Grand Garden Arena, Jumat 19 September 2014, di Las Vegas, Nevada. Al Powers/Powers Imagery/Invision/AP

    TEMPO.CO, Bangkok - Konser Coldplay di Bangkok yang akan berlangsung malam ini menarik penonton tidak hanya dari Thailand tetapi juga dari sejumlah negara sekitar negeri Gajah putih itu.

    Baca: Pria Asal Indonesia Lamar Pacar di Konser Cold Play ...

    Dari pantauan, konser "A Head Full of Dreams" band asal Inggris itu tampak juga dibanjiri penonton dari Indonesia.

    Diah Apsari, 34 tahun, asal Depok datang bersama suami. Dia mengaku tiba di Rajamangala Stadium pada pukul 08.00 waktu Bangkok (sama dengan WIB) untuk mengantre penukaran tiket.

    "Karena enggak ada di Indonesia jadi rela datang kesini," ujar Diah kepada Antara, Jumat, 7/4.

    Baca: Nonton Konser Coldplay, Maia Estianty Naik Jet Pribadi ...

    Hal senada juga disampaikan kakak beradik Hana dan Nadia. Keduanya rela datang ke Bangkok selain karena band yang digawangi Chris Martin itu tidak menggelar konser di Indonesia, juga karena kehabisan tiket untuk konser di Singapura.

    Lebih dari itu, si adik Nadia yang duduk di bangku kelas 11 Sekolah Menengah Atas bahkan izin selama tiga hari untuk tidak sekolah.

    "Dapat izin dari orang tua. Enggak apa-apa, kalau enggak boleh, enggak mungkin di sini sekarang," kata Nadia sambil tersenyum.

    Dia mengaku sangat menyukai lagu "Everglow", sedangkan kakaknya menantikan Coldplay membawakan lagu "Yellow".

    Coldplay dijadwalkan memulai konsernya pukul 21.00 waktu Bangkok selama kurang lebih dua jam.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.