Chicco Jerikho Punya Cara Sendiri Melakukan Diet Kolesterol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Chicco Jerikho bersama Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid (ketiga dari kanan) menyosialisasikan Mekaki Marathon 2017 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 2 April 2017. TEMPO/Aditya

    Aktor Chicco Jerikho bersama Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid (ketiga dari kanan) menyosialisasikan Mekaki Marathon 2017 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, 2 April 2017. TEMPO/Aditya

    TEMPO.CO, Jakarta - Chicco Jerikho, 32 tahun, punya cara sendiri dalam menjalani diet kolestrol. Yakni, ia mengganti nasi dengan quinoa, sejenis biji-bijian yang sudah diolah. Menu tersebut sudah dimakannya beberapa waktu terakhir.

    Baca: Soal Pacar Baru, Ini Kata Chicco Jerikho

    Penyebabnya usai syuting Filosofi Kopi di beberapa kota seperti Makassar, Bali, Yogya sejak dua bulan lalu, dia cek kesehatan danternyata kolesterolnya naik menembus angka 200. Demikian pula dengan asam uratnya. “Dari situ langsung ganti pola makan” ucap Chicco, Senin, 27/4.

    Chicco tak begitu ketat menjalani program diet. Ia hanya menargetkan agar berat badannya yang sempat naik hingga 86 kilogram bisa turun kembali ke 71 atau 72 kilo. Saat ini berat tersebut diakuinya sudah tercapai. Tinggal mengatur pola makan agar kolesterol kembali normal.

    Baca: Chicco Jerikho: Gue Menanti Jakarta yang Baru

    Pengaturan pola ini disusunnya sendiri setelah melihat beberapa postingan kawannya di Instagram. Dia juga bertanya kepada beberapa pihak yang memiliki pola makan serupa. Selain menyantap quinoa, dia juga menghindari makan makanan berminyak dan daging merah. “Semua makanan favorit harus distop dulu, ” kata dia.

    Toh, dia masih bisa menyantap ikan atau ayam dan olahan yang dipanggang atau digoreng. Selain itu, dia pun mengimbanginya dengan olah raga rutin seperti lari setiap pagi.

    AISHA SHAIDRA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.