Apa Ide Emma Watson untuk Melengkapi Karakter Belle?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emma Watson berpose dengan lawan mainnya, Dan Stevens saat menghadiri pemutaran perdana film Beauty And The Beast di London, 23 Februari 2017. AP Photo

    Emma Watson berpose dengan lawan mainnya, Dan Stevens saat menghadiri pemutaran perdana film Beauty And The Beast di London, 23 Februari 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta -Beauty and The Beast tercatat sebagai film terlaris saat ini dengan pendapatan global mencapai 392 juta dolar AS atau 5,2 triliun rupiah.

    Baca: Menyaksikan Belle Versi Emma Watson

    Angka ini tentunya terus melonjak. Bahkan ada yang meramal Beauty and The Beast bakal mencapai pendapatan 1,5 miliar dolar AS atau 19,9 triliun rupiah. Sekadar informasi, bujet produksi film ini 160 juta dolar AS atau 2,1 triliun rupiah

    Ini tentunya hal yang menggembirakan buat aktor, aktris maupun kru Beauty and the Beast. Kerja keras mereka terbayarkan. Maklum, proses pembuatan film produksi Disney terbilang berliku dan waktunya cukup panjang. Berikut adalah sekelumit cerita dari proses pembuatan Beauty and the Beast.

    Sebelum produksi dimulai, Emma Watson, pemeran Belle, bekerja sama dengan sutradara Bill Condon dan aktor Dan Stevens untuk mempertajam skenario film.

    Baca:Impian Chelsea Islan, Ingin Seperti Emma Watson

    "Tujuannya, agar cerita film menjadi dalam dan detail," kata Emma yang dikenal khalayak setelah membintangi waralaba Harry Potter. 

    Salah satu yang mendapat perhatian adalah karakter Belle.

    "Di versi animasi tak ada informasi detail mengapa Belle tidak cocok dengan lingkungannya, kecuali dia adalah penyuka buku. Lalu, apa yang dilakukannya sehari-hari?’" ucap Emma.

    "Jadi kami membuat latar cerita untuk Belle. Misalnya, dia menciptakan mesin cuci – kebetulan ayahnya adalah seorang penemu – jadi ketimbang mencuci baju dengan tangan, dia bisa menggunakan waktunya untuk membaca buku," tutur Emma.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.