Ridho Rhoma Korban Narkotik, BNN: Harus Ada Alasannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridho Rhoma usai menjalani pemeriksaan di BNN, Jakarta,30 Maret 2017. Ridho diperiksa psikologis dan assesment selama enam jam terkait kasus penggunaan dan kepemilikan narkoba. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Ridho Rhoma usai menjalani pemeriksaan di BNN, Jakarta,30 Maret 2017. Ridho diperiksa psikologis dan assesment selama enam jam terkait kasus penggunaan dan kepemilikan narkoba. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi  Ridho Rhoma ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkotik, pekan lalu. Kepada wartawan, Rhoma Irama, ayah Ridho, menyebut anaknya sebagai korban narkotik. "Ridho adalah korban kesekian puluh juta dari narkoba," kata Rhoma Irama.

    Baca juga: Ridho Rhoma Terjerat Narkotik, Ini Tanggapan Rhoma Irama

    Namun anggapan Rhoma Irama ditepis oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). "Kalau dilihat dia sebagai korban, dari mana alasannya dia korban?," kata Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta, Brigjen Polisi Johny Latupeirissa, saat dihubungi wartawan, Rabu, 29 Maret 2017.

    Brigjen Polisi Johny menegaskan, orang yang secara sadar mengkonsumsi narkotik seperti Ridho Rhoma tidak bisa disebut korban. "Harus ada alasannya kalau dia mau dibilang korban. Misalnya, dia dicekoki atau dia dibohongi. Ini dia sadar kok. Terus bagaimana dia bisa dikatakan korban? Dia penikmat, dia menikmati, ketangkep baru dibilang korban," kata Johny. *

    tabloidbintang.com

    Video Terkait:
    Ridho Rhoma Jalani Tes di Lab BNN, Ini Penjelasan BNN
    Ditahan karena Kasus Sabu, Ridho Rhoma Kurang Fit


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?