Karena Hobi Eksktrim, Dini Indra Dijuluki Lara Croft Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dini Indra. swa.co.id

    Dini Indra. swa.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Minat yang sarat dengan tantangan fisik dan eksplorasi alam membuat Dini Indrawati Septiani sejak awal akrab dengan isu lingkungan. Lari jarak jauh, selam dan triathlon adalah hobi olahraga yang ditekuni perempuan kelahiran Malang, Jawa Timur, 37 silam ini.

    Ketertarikan pada olahraga ekstrim membuat perempuan yang suka disapa Dini Indra ini semakin mencintai bumi dan aneka keragaman hayati. Kecintaan ini pula yang menjodohkan Dini Indra dengan pekerjaan saat ini di sebuah organisasi non profit internasional yang mendukung program-program konservasi di 69 negara, salah satunya di Indonesia.

    Bermula pada April 2013 sebagai relawan, sejak 2015 Dini Indra menjadi Associate Director of Philanthropy di lembaga tersebut. Sebuah lintasan karier yang terbilang cepat dan menunjukkan komitmen kuat Dini Indra di bidang konservasi alam yang terbilang sulit mendapatkan perhatian publik secara luas.

    Perempuan yang berhasil mengikuti pertandingan Ironman 70.3 back to back Desaru 113 Km berenang di laut 1.9Km, sepeda 90km, dan lari 21km ini merasa bahwa keberhasilan ini membutuhkan konsistensi dan determinasi saat latihan olahraga.

    "Apa yang saya lakukan saat ini konsisten dengan nilai-nilai tersebut. Bahwa manusia harus bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga orang lain dan lingkungannya," ujar Dini Indra yang dikenal sebagai Founder PT Republik Kupu Adigaya atau Butterfly Republic ini.

    Sebagai seorang Associate Director of Philanthropy, perempuan yang pernah bekerja di Tokyo, Jepang ini punya tanggung jawab yang kompleks. Penggemar aktris cum aktivis lingkungan Angelina Jolie ini  harus mampu mengembangkan berbagai portofolio dengan lembaga keuangan dan perusahaan.

    Saat ini, wanita yang memiliki usaha penyewaan tas ber-merk ke sosialita dan artis itu mengelola portofolio ratusan donatur potensial dan mengembangkan produk reksadana guna mendapatkan donasi yang berkelanjutan.

    "Saya percaya keterbatasan dana bukan halangan bagi seseorang untuk menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam hidupnya. Dengan modal kepercayaan tersebut, saya berusaha mengembangkan berbagai produk yang tak hanya menguntungkan secara jangka pendek, namun juga memungkinkan pemiliknya melakukan donasi dan berkontribusi dalam jangka panjang," kata Dini Indra bersemangat.

    Dini Indra rutin menjalin kerja sama dengan banyak korporasi dan berinteraksi langsung dengan donatur secara personal. Kesemuanya demi keberlangsungan dukungan bagi lembaganya.

    Dini Indra juga kerapkali melakukan perjalanan ke berbagai sudut Nusantara maupun luar negeri untuk memonitor, mengevaluasi dan mempelajari efektivitas program-program konservasi lingkungan dan pemberdayaan lingkungan.

    Baru-baru ini, perempuan yang dijuluki Lara Croft Indonesia ini bepergian ke Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Selain menyelam di salah satu surga bawah laut terbaik di Nusantara ini,  Dini Indra juga ingin mengenal lebih dekat masyarakat lokal di wilayah pesisir Sulawesi Tenggara itu.

    "Selain berlibur dengan diving di Wakatobi, saya juga ingin melihat kondisi Wakatobi secara umum, sehingga saya dapat menceritakan kepada calon donatur dengan menggunakan pengalaman pribadi secara langsung. Setelah itu saya dapat mengajak mereka mengenal alam, sama seperti yang saya," kata wanita cantik itu. *

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.