Setelah Jatuh, Kondisi Eko DJ Makin Parah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eko DJ dan keluarga. instagram.com

    Eko DJ dan keluarga. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelawak senior, Eko DJ, sudah cukup lama berjuang melawan penyakit jantung dan ginjal sebelum wafat pada Senin malam, 27 Maret 2017. Kondisi Eko menurun drastis beberapa waktu belakangan, tepatnya setelah terjatuh.

    "Seminggu lalu sebelum cuci darah, beliau jatuh," kata Ari, keponakan Eko, saat ditemui di rumah duka, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin malam.

    Seusai kejadian itu, ucap Ari, kondisi Eko, yang puluhan tahun berkiprah di Srimulat, menurun drastis. "Karena jatuh, badannya sakit semua. Sudah enggak bisa ngapa-ngapain. Ke toilet aja, saya papah. Sakit semua, dia bilang."

    BacaEko DJ Wafat, Tarzan: Sakit Ginjal, Dia Sering Cuci Darah

    Bahkan Eko juga sempat menolak cuci darah. Padahal, setahun belakangan, personel Srimulat itu tak pernah absen dari rutinitas tersebut.

    "Terakhir cuci darah seharusnya Jumat lalu, tapi dia enggak mau. Badannya sakit semua. Selangnya juga dicabut-cabutin. Pukul 10 malam, saya dikabari bahwa napasnya sudah sesak," tutur Ari.

    Eko mengembuskan napas terakhir pada Senin kemarin pukul 23.05 WIB. Jenazah almarhum rencananya dimakamkan siang ini di TPU Malaka, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

    TABLOID BINTANG.COM



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.