Temu Sastrawan Asia Tenggara Digelar di Sabah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi 6 perangko seri mahakarya sastra

    Ilustrasi 6 perangko seri mahakarya sastra "Pride And Prejudice" ini dibuat oleh ilustrator asal Inggris, Angela Barrett. REUTERS/Royal Mail/handout

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Bahasa dan Sastra Sabah, Malaysia, menyelenggarakan acara Temu Sastrawan Asia Tenggara di Sabah, Malaysia, pada 5 April 2017. Acara ini akan dihadiri sekitar 250 peserta dari mancanegara. Temu sastra ini akan membahas 24 buku puisi karya Denny J.A. Demikian isi siaran pers Denny J.A. pada Sabtu, 25 Maret 2017.

    Lima pembicara sudah menuliskan risetnya atas buku puisi Denny J.A., yakni Jasni Matlani asal Malaysia, penerima penghargaan SEA Write Award 2015; Dr Phaosan Jehwae, dosen dan sastrawan asal Thailand; dan Prof Dr Haji Brahim bin Ampuan, dosen sastra asal Brunei. Dari Indonesia, sastrawan Jamal D. Rahman, penerima Award Majelis Sastra Asia Tenggara 2016, dan Narudin Pituin, kritikus sastra.

    Makalah yang dibicarakan cukup serius dan sudah dibukukan bersama dengan makalah soal puisi Denny J.A. lain dalam buku berjudul Isu Sosial dalam Puisi: Temu Sastrawan Asia Tenggara soal 24 Buku Puisi Denny J.A. Denny J.A. menyatakan kaget dan gembira ketika diminta persetujuannya untuk membahas 24 buku puisi karangannya. *

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.