Datang ke Sidang Cerai, Aming dan Evelyn Tak Tegur Sapa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sidang mediasi perceraian antara artis Aming dan Evelyn Anjani di pengadilan agama Jakarta Selatan, 23 Maret 2017. TEMPO/Maria Fransisca

    Suasana sidang mediasi perceraian antara artis Aming dan Evelyn Anjani di pengadilan agama Jakarta Selatan, 23 Maret 2017. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang perdana perceraian Aming Sugandhi dengan Evelyn Nada Anjani digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis, 23 Maret 2017. Sidang dengan agenda mediasi ini dihadiri oleh Aming selaku pemohon dan sang istri, Evelyn.

    Mengenakan kaos bergaris ditutupi outer coklat, Aming ditemani kuasa hukumnya datang lebih dulu dengan menumpang mobil Mercedez Benz. Meski ramah saat berhadapan dengan wartawan, Aming tak mengeluarkan sepatah kata pun. Aktor berusia 36 tahun itu langsung masuk ke ruangan sidang.

    Baca juga: Aming: Sebenarnya Sudah Lama Saya Ingin Pisah

    Selang 5 menit, Evelyn bersama pengacaranya, Henry Indraguna tiba di PA Jakarta Selatan. Evelyn juga bungkam saat disapa awak media. Meski bertemu satu ruangan, keduanya tampak dingin. Padahal terakhir bertemu, mereka sempat berpelukan dan saling bercucuran air mata. Tampak, Aming dan Evelyn tak saling sapa saat duduk di ruang sidang. 

    Suasana dingin pun mewarnai sidang cerai perdana pasangan yang menikah sembilan bulan lalu ini. Padahal beberapa waktu lalu keduanya sempat pamer kemesraan. Keduanya kemudian diminta majelis hakim pindah ke ruangan untuk berunding melakukan mediasi mencari jalan terbaik bagi keduanya.

    Aming menikahi Evelyn di Bandung, 4 Juni 2016. Pernikahan itu sempat menuai kontroversi lantaran Aming dan Evelyn diduga melakukan pernikahan sejenis. Aming mengajukan permohonan cerai pada 3 Maret 2017 di PA Jakarta Selatan. *

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.