Album Perdana Harry Roesli Diproduksi Ulang dalam Format Vinyl  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggemar musisi Harry Roesli melakukan pembelian piringan hitam album Philosophy Gang di Jakarta, 17 Maret 2017. Peluncuran format piringan hitam 12 inchi ini didedikasikan kepada almarhum Harry Roesli dan bandnya, Gang of Harry Roesli. TEMPO/Nurdiansah

    Penggemar musisi Harry Roesli melakukan pembelian piringan hitam album Philosophy Gang di Jakarta, 17 Maret 2017. Peluncuran format piringan hitam 12 inchi ini didedikasikan kepada almarhum Harry Roesli dan bandnya, Gang of Harry Roesli. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta – Ada puluhan album yang pernah diproduksi oleh komponis Harry Roesli, di antaranya Tiga Bendera, Daun, dan Gadis Plastik. Namun, La Munai Records memilih Philosophy Gang untuk diproduksi kembali. Apa alasannya?

    Baca: Inao Jiro Tewas, Netizen: Dia Sibuk Cari Cara agar Kita Bahagia

    ”Ini adalah album pertama The Gang of Harry Roesli, album yang mungkin lebih banyak dikenal orang-orang, terutama generasi milenial, baik di dalam maupun luar negeri,” kata pendiri La Munai Records, Rendi Pratama, saat dihubungi, Senin, 20 Maret 2017.

    Rendi menuturkan, salah satu lagu dalam album ini juga pernah masuk kompilasi Those Shocking Shacking Days, yang dirilis oleh perusahaan Los Angeles Now-Again Records pada 2011.

    Meskipun ini album pertama, Rendi Pratama menuturkan, Philosophy Gang tidak pernah diluncurkan secara resmi pada 1973. “Album ini dicetak terbatas dan tidak didistribusikan atau dipromosikan dengan benar pula pada saat itu,” katanya.

    Baca: Jupe Duta Antinarkoba, Kepala BNN Budi Waseso Jenguk ke RSCM

    Selain itu, pria kelahiran 14 Maret 1987 ini mengatakan materi lagu-lagu pada album ini tidak sesuai dengan zamannya. Karena itu, Rendi mengatakan ingin kembali memperkenalkan kehebatan album ini.

    Album Philosophy Gang diterbitkan ulang dalam bentuk piringan hitam. Ada berbagai alasan yang diungkapkan Rendi. “Biar sama dengan yang asli, tentunya. Selain itu, sound vinyl jauh lebih bagus,” kata Rendi. *

    DINI TEJA

    Baca Juga:
    Silariang Diharapkan Bisa Jadi Titik Awal Kebangkitan Film Lokal
    Disinggung Soal Shaheer Sheikh, Ayu Ting Ting Salah Tingkah



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.