Pilkada Jabar, Ringgo: Jangan Ada Isu Sok-sokan Menolak Jenazah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ringgo Agus Rahman menghadiri peluncuran program SOSharks (Save our Sharks) di Jakarta, (10/5). Kampanye ini bekerja sama dengan WWF Indonesia, Kementrian Kelautan dan sejumlah figur publik untuk menghentikan konsumsi sirip ikan Hiu. TEMPO/Seto Wardhana

    Ringgo Agus Rahman menghadiri peluncuran program SOSharks (Save our Sharks) di Jakarta, (10/5). Kampanye ini bekerja sama dengan WWF Indonesia, Kementrian Kelautan dan sejumlah figur publik untuk menghentikan konsumsi sirip ikan Hiu. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain film Ringgo Agus Rahman berharap agar pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Barat bisa lebih asyik ketimbang Jakarta. “Yang penting enggak ada isu sok-sokan nolak jenazah. Maksudnya, kita sudah dikasih contoh pilkada yang mulai enggak asik (di Jakarta), jangan gitu-lah," ujar Ringgo seusai penayangan perdana film Baracas di Bandung, Senin malam, 20 Maret 2017.

    Baca: Ringgo Agus: Membenci Itu Capek, Lho...

    Pilkada Jawa Barat akan digelar pada 2018. Ringgo yang pernah menjadi warga Jawa Barat mengaku senang mendengar Ridwan Kamil melaju ke kursi Jawa Barat 1. "Dengar-dengar ada (Bupati Purwakarta) Dedi Mulyadi juga ya?”

    Ringgo yakin Jawa Barat mampu menggelar pilkada yang sehat. “Bukan pilkada yang penuh dengan berita aneh-aneh," ujarnya.

    Menyandang status warga DKI Jakarta, Ringgo melihat saat ini pilkada DKI sudah tidak asik, "Maksudnya segala isu sudah digunakan," kata dia.

    Dia mengimbau biarlah yang ribut-ribut itu adalah orang-orang yang dibayar (untuk) beradu. “Kita, mah, yang suka silakan nyoblos, yang enggak suka ya jangan dicoblos, sesimpel itu kok," katanya melanjutkan.

    Saat ini, bintang film Baracas itu merasa Kota Bandung yang pernah dia tinggali telah mengalami banyak kemajuan. "Dago jadi nyaman sekali untuk jalan kaki, ruang publik sudah banyak dengan taman-taman yang ada," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.