Kata Nikita Mirzani tentang Penyebab Evelyn Keguguran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aming dan Evelyn. Sebelum mengajukan tuntuan perceraian, rumah tangga Aming dan Evelyn sudah diwarnai gonjang-ganjing. instagram.com

    Aming dan Evelyn. Sebelum mengajukan tuntuan perceraian, rumah tangga Aming dan Evelyn sudah diwarnai gonjang-ganjing. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebritas Nikita Mirzani banyak mengetahui masalah rumah tangga yang dihadapi dua sahabatnya, Evelyn Nada Anjani dan Aming Sugandhi. Kepada wartawan, Nikita Mirzani bicara soal kabar Evelyn keguguran.

    Nikita Mirzani mengatakan Evelyn sempat mengalami depresi, karena janin di dalam rahimnya tidak berkembang. Setelah diperiksa, penyebab Evelyn tak bisa memiliki keturunan, karena kebiasaanya meminum pil hormon.

    Baca juga: Nikita Mirzani ungkap Akar Kemelut Aming-Evelyn

    "Keguguran itu bukan salah Eve. Alam sih sebenarnya, karena dia (Evelyn) keseringan minum hormon. Terus akhirnya kandungannya nggak kuat, nggak kayak perempuan pada umumnya," kata Nikita Mirzani di Studio Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Set, Rabu, 8 Maret 2017.

    Namun soal penyebab perceraian, Nikita Mirzani menegaskan, bukan karena masalah keguguran yang membuat Aming kecewa dan memutuskan untuk menceraikan Evelyn. "Bukan, bukan karena itu (keguguran) ko," kata Nikita Mirzani.

    Menurut Nikita Mirzani, akar permasalahan rumahtangga dua sahabatnya itu berhubungan dengan perubahan Evelyn. Setelah berhenti minum pil hormon, sifat feminin mendominasi tubuh Evelyn. "Dia jadi sensitif banget, jadi dua-duanya ini sensitif. Ya gara-gara masalah sepele berantem, keseringan, mungkin kak Amingnya udah nggak bisa handel," kata Nikita. *

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.