Aming Ungkap Alasan Utama Menceraikan Evelyn

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Aming dan Evelyn. Pasangan ini menjadi sorotan saat menikah dan kini kembali menggegerkan publik dengan berita perpisahan mereka. instagram.com

    Pasangan Aming dan Evelyn. Pasangan ini menjadi sorotan saat menikah dan kini kembali menggegerkan publik dengan berita perpisahan mereka. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aming Sugandhi menggugat cerai istrinya, Evelyn Nada Anjani di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Menurut Aming, berpisah dengan Evelyn adalah bentuk kecintaanya pada perempuan yang dinikahinya pada 4 Juni 2016 itu.

    Komedian bertubuh ceking itu mengatakan, usia adalah salah satu penyebab terjadinya perceraian. Aming yang usianya telah 38 tahun dan Evelyn 25 tahun. Menurut Aming, usia yang terpaut 13 tahun membawa konsekuensi mememiliki pemikiran yang berbeda dalam membangun rumah tangga.

    Baca: Evelyn Syok Didgugat Cerai Aming

    "Harus memahami masing-masing karakter. Usia yang beda jauh itu untuk memahami karakter itu penting banget. Saya bahagia dengan dia, tapi saya tidak tenang," kata Aming di Rumpi No Secret, Selasa 7 Maret 2017.

    Lebih lanjut Aming mengatakan saat ini butuh ketenangan. "Saya sudah ngomong ke dia, sama kamu saya bahagia tapi saya tidak tenang," kata Aming.

    "Saya dan Evelyn memiliki ekspetasi yang berbeda. Dua tahun lagi saya 40, Evelyn masih 25. Saya pingin yang lebih dewasa, hingga membuat saya tenang. Tenang itu bahagia," Aming menuturkan.

    Baca; Ditanya Soal KDRT dengan Aming, Evelyn Menangis

    Komedian itu sepertinya mempermasalahkan pemberitaan media hingga Evelyn makin dikenal. Aming hanya bersabar dengan hujatan di media sosial yang menuduhnya tidak menyukai Evelyn karena sudah terlihat feminin.

    "Banyak oknum media yang pemberitaanya tidak bertanggung jawab, merugikan orang lain," kata Aming. "Mau bentuk dia tomboy atau feminin, saya mencintai jiwanya, bukan lahiriah," tegas Aming.

    ALIA F


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.