Buntut Twit Zakir Naik, Sido Muncul Tak Perpanjang Kontrak Ernest

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ernest Prakasa. instagram.com

    Ernest Prakasa. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  PT Sido Muncul tidak akan memperpanjang kontrak Ernest Prakasa sebagai bintang iklan produk Tolak Angin setelah muncul banyak hujatan terhadap komika top itu menyusul cuitannya atas kunjungan mubaligh Zakir Naik ke Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    Baca juga: Soal Zakir Naik, Ernest Prakasa Akui Kesalahan dan Minta Maaf

    Sebelumnya, Ernest mengunggah komentar di twitter tentang kunjungan Naik ke Kalla. "JK dgn hangat menjamu Zakir Naik, org yg terang2an mendanai ISIS. Sulit dipahami," bunyi cuitan Ernest yang belakangan dihapus.

    Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat menyatakan kontrak kerja sama antara pihaknya dan Ernest akan segera berakhir dan belum berencana diperpanjang. Bahkan iklan yang menampilkan Ernest sudah tidak lagi ditayangkan.

    "Dalam kontrak perjanjian kami dengan semua bintang iklan, dengan jelas dinyatakan agar yang bersangkutan menjaga ucapan dan perilaku yang bisa membawa konsekuensi kepada brand," katanya melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 7 Maret 2017.

    Tagar boikot tolak angin menjadi trending topik setelah dicuitkan sekitar 11 ribu netizen di twitter, Selasa, 7 Maret 2017. Tagar tersebut berawal dari cuitan Komika Ernest Prakasa yang menyinggung nama Ustaz Zakir Naik dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    Ernest menjadi model iklan Tolak Angin. "Setuju ya ; jika @Tolak_Angin masih pake si @ernestprakasa kita #BoikotTolakAngin ??" Cuit akun @Tulak_BALA, Senin, 6 Maret 2017.

    "Ganti bintang iklan anda @ernestprakasa atau anda @Tolak_Angin akan merugi #BoikotTolakAngin," tulis akun @HeryOffice.

    Selain tagar Boikot Tolak Angin, tagar Boikot Ernest juga dipakai netizen dalam cuitannya. "Katanya orang pintar minum tolak angin. Pintar apaan? Pintar ngefitnah ulama iya! #BoikotTolakAngin #BoikotErnest," cuit akun @Saasyiria.

    Irwan Hidayat mengatakan, pihaknya tidak bertanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh Ernest Prakasa. " Apa yang ditulis Ernest di media sosial tidak terkait dengan brand Tolak angin," kata Irwan.

    Irwan menambahkan, Ernest secara pribadi telah meminta maaf pada dirinya dan PT Sido Muncul. "Secara pribadi Ernest sudah menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan kepada kami. Diharapkan kasus ini menjadi pembelajaran bagi kami agar lebih berhati-hati dalam menjalankan kerja sama dengan bintang iklan," katanya.

    Akun Twitter Tolak Angin memberikan keterangan di Twitter.  "Memantau percakapan yg terjadi di media sosial, khususnya dengan postingan sdr. Ernest Prakasa, kami memberikan klarifikasi sebagai berikut:   Apa yang ditulis Ernest di media sosial adalah tanggung jawab pribadinya yang tidak terkait dengan brand Tolak Angin. Dalam kontrak perjanjian kami dengan semua bintang iklan, dengan jelas dinyatakan agar ybs menjaga ucapan dan perilaku yang bisa membawa konsekuensi kepada brand," cuit Tolak Angin.

    Lebih lanjut Tolak angin juga menegaskan kalau mereka tidak ingin terlibat konflik terutama yang berkaitan dengan politik.

    "Bahwa PT Sidomuncul sebagai perusahaan publik selalu memiliki komitmen untuk fokus pada kualitas produk, sehingga tidak relevan bagi kami untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis," tulis Tolak Angin.

    Baca : Gontor Undang Ulama Zakir Naik, Minta Dukungan Jusuf Kalla

    PT. Sidomuncul sepakat untuk mendukung demokrasi di media sosial agar tercipta pikiran-pikiran positif untuk hal yang lebih baik.

    INGE KLARA SAFITRI | ALIA F


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.