Ridho Rhoma Rilis Single Ciptaan Sang Papa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) Rhoma Irama bersama putranya Ridho Irama, menyampaikan visi dan misi partai melalui lagu seusai memimpin pengucapan sumpah dalam pelantikan 18 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai, di Jakarta, 20 Januari 2016. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) Rhoma Irama bersama putranya Ridho Irama, menyampaikan visi dan misi partai melalui lagu seusai memimpin pengucapan sumpah dalam pelantikan 18 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai, di Jakarta, 20 Januari 2016. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -Like father, like son. Hal ini berlaku bagi Ridho Rhoma yang juga mengikuti jejak karier seperti ayahnya, Rhoma Irama. Ya, putra raja dangdut ini memang menekuni dunia musik.Dan pada Mei nanti Ridho akan meluncurkan single terbaru. Kini yang sedang dilakukan Ridho adalah merilis single Mengapa yang notabene lagu yang pernah moncer diciptakan dan dinyanyikan sang papa.Dena Rachman Pihak Ketiga dalam Kemelut Aming-Evelyn? Percaya?

    "Single ini mendaur ulang lagu yang pernah berjaya diciptakan dan dinyanyikan papa," kata Ridho dalam kunjungan ke kantor TEMPO di kawasan Palmerah Barat, Jakarta Selatan pada Selasa, 7 Maret 2017.

    Ridho kembali meluncurkan single berjudul Mengapa. "Aku memilih lagu Mengapa karena memang memiliki materi yang bagus, disukai banyak orang, dan menjadi obat rindu bagi penggemar ayahnya, seorang Raja Dangdut yang legendaris," ujarnya panjang lebar.

    Penyanyi berwajah tampan ini sempat membuat publik terkesima yaitu pada delapan tahun lalu atau sekitar 2009 menyanyikan lagu "Menunggumu" yang juga juga papanya yang dikemas dalam genre baru sesuai dengan zaman atau kekinian.Si Vegetarian Nikita Willy: Binatang Itu Temanku

    "Kalau menyanyikan lagu yang dibikin sendiri enaknya aku tahu apa yang akan aku bikin dan bisa mengatasi tantangannya seperti apa. Semenatraa kalau untuk menyayikan lagu dari daur ulang lagu yang pernah dinyanyikan papa, tantangannya berbeda lagi mengolah satu bahan materi yang sudah jadi. Apalagi sudah memiliki penggemar. Maka diubahnya sesuatu yang baru dibikin seperti ini harus menjadi lebih baik lagi jangan sampai drastis," ujarnya panjang lebar.

    Sementara untuk lagu ciptaan orang lain, "Sebisa mungkin aku harus ada chemistrynya, proses kreatif harus make sense, sebab di satu sisi sebuah previlledge dan harus lebih berhati-hati juga."

    HADRIANI P.

    Beyonce Sekeluarga Kompak Nonton Tayangan Perdana Film Beauty and Beast

    Di Java Jazz, Iwan Fals Berkolaborasi dengan Kirk Whalum



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.