Walau Gaek, Air Supply Ogah Pensiun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil grup musik Air Supply Russell Hitchock memberikan keterangan kepada wartawan saat jumpa pers di Malang, Jawa Timur, 9 Maret 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Personil grup musik Air Supply Russell Hitchock memberikan keterangan kepada wartawan saat jumpa pers di Malang, Jawa Timur, 9 Maret 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski tak lagi muda, duo soft-rock Air Supply, Russell Hitchcock (67) dan Graham Russell (66), mengaku tidak berencana untuk pensiun dan terus akan melakukan tur. "Memulai pensiun? Kami tidak memiliki rencana untuk itu. Kami akan tur dan tur,  sampai kami benar-benar tua," kata Russell dalam temu media di Jakarta, Rabu, 1 Maret 2017.

    Baca juga: Malam Ini Konser BCL. BJ Habibie Pastikan Hadir

    Graham mengatakan telah beberapa kali datang ke Indonesia. "Kami datang ke Indonesia dari jaman dulu, mulai awal 80-an saat kami pertama kali datang, itu sudah sangat lama, kami punya hubungan yang sangat baik dengan fans di Indonesia," kata Graham.

    "Kami punya fans lama di sini, kami ingin datang ke sini, kami selalu menghargai hubungan kami dengan fans, dan Indonesia sangat spesial bagi kami, kami memiliki banyak teman di sini," kata Graham. Graham merasa sangat senang dapat kembali ke Indonesia dan merasa tersentuh dengan sambutan hangat penggemar di Indonesia.

    Hal senada juga disampaikan Russell. "Saat kami keluar dari pesawat banyak orang di sana (bandara) meminta tanda tangan, saling bercanda, sangat hangat, baik dan ramah, kami merasa sangat nyaman di Indonesia," kata Graham.

    Dalam konser mereka bertajuk "The 40th Anniversary - Celebration of Love" yang akan digelar pada Jumat, 3 Maret 2017, Russell mengaku ingin memberi pesan positif kepada para penonton. "Optimisme, kebaikan, belas kasih dan rock and roll," ujar Russel.

    Telah malang melintang di industri musik selama 40 tahun, Graham mengungkap rahasia band mereka tetap awet. "Alasan kami masih bersama adalah karena menyukainya, karena musik menyatukan kami," kata Graham.

    "Air Supply cukup beruntung untuk memiliki banyak hits dan kami memiliki fans yang sangat banyak di seluruh dunia, bisa kembali ke satu tempat sangat menyenangkan," kata Graham. *

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.