Jenuh, Rossa Nyaris Pindah ke Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Rossa memperkenalkan Rossa Eu de Parfum di Mall AEON, BSD Kota Tangerang Selatan, 21 Agustus 2016. Parfum buatan Rossa itu terdiri dari tiga varian, yakni My Love, My Live, dan My Music, yang diambil dari kepribadian Rossa. TEMPO/Rini Kustiani

    Penyanyi Rossa memperkenalkan Rossa Eu de Parfum di Mall AEON, BSD Kota Tangerang Selatan, 21 Agustus 2016. Parfum buatan Rossa itu terdiri dari tiga varian, yakni My Love, My Live, dan My Music, yang diambil dari kepribadian Rossa. TEMPO/Rini Kustiani

    TEMPO.CO, Jakarta - Karier Rossa di dunia tarik suara sangat berkilau. Selama 21 tahun, pelantun lagu Tegar itu berhasil menjaga eksistensinya sebagai Diva. 

    Di balik sukses tersebut, Rossa dihinggapi rasa jenuh. "Aku merasa kayak enggak tahu lagi mau ngapain, seperti udah di titik yang semua sudah pernah, enggak terinspirasi mau bikin apa," ungkap Rossa, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (27/2).

    Sampai akhirnya terbesit keinginan untuk mencari tantangan baru di negara lain. "Ya pada akhir 2016 kemarin aku hampir pengin pindah ke luar negeri. Sudah sempat mau ke Sydney, beli apartemen di sana. Aku mau kerja aja deh bikin perusahaan atau apa. Pada dasarnya juga senang bisnis kan, jadi aku mau jadi orang biasa aja," tuturnya.

    Tapi, keinginan Rossa untuk berhenti jadi penyanyi dan pindah ke Australia tak direstui oleh kedua orangtuanya. Rossa pun patuh. 

    "Sama orangtua enggak dikasih izin pindah. Jadi, ya sudah lah tetap jadi orang Sumedang aja, ha ha ha," kata Rossa.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.