Warga Palestina Merayakan Kemenangan di Arab Idol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan warga Palestina mengerumuni mobil yang membawa Mohammad Assaf pulang ke rumah keluarganya di Kamp pengungsi Khan Younis, Jalur Gaza (25/6). Assaf adalah pemenang kompetisi Arab Idol pertama dari Palestina. (AP Photo/ Adel Hana)

    Ribuan warga Palestina mengerumuni mobil yang membawa Mohammad Assaf pulang ke rumah keluarganya di Kamp pengungsi Khan Younis, Jalur Gaza (25/6). Assaf adalah pemenang kompetisi Arab Idol pertama dari Palestina. (AP Photo/ Adel Hana)

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Palestina turun ke jalan-jalan untuk merayakan kemenangan rekan senegara mereka, Yaqoub Shaheen, pada Sabtu, 25 Februari 2017, pada Arab Idol, kontes adu bakat sangat populer di televisi Timur Tengah yang disiarkan saluran MBC1 yang berbasis di Dubai.

    Dalam acara final yang tahun ini berlangsung di Libanon, warga Yaman, Ammar Mohammed, serta dua rival dari Palestina, Shaheen asal Bethlehem, dan Ameer Dandan asal Majd al-Krum di Israel tapi tinggal di Amerika Serikat, bersaing meraih gelar juara.

    Setelah diumumkan sebagai pemenang, Shaheen membawakan lagu patriotik dengan bendera Palestina di bahunya, melantunkan lirik: Janji dan sumpahku, darahku adalah Palestina.

    Di Gaza dan wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel, ribuan orang memenuhi restoran dan kedai-kedai kopi di pinggir jalan. Banyak di antaranya memesan tempat lebih dini supaya bisa menyaksikan final di layar besar publik. "Ini hari nasional. Hari bersejarah nasional bagi Palestina," kata Mohammed Abu Ali, 40 tahun, yang duduk bersama istri dan tiga anaknya di sebuah kafe di Gaza menyaksikan pertandingan final.

    Orang-orang yang menyaksikan pertunjukan itu di tempat umum memeluk satu sama lain, bersorak dan bersiul saat Shaheen dinobatkan sebagai Arab Idol 2017. Puluhan pengemudi taksi keliling Gaza sambil membunyikan klakson dan memainkan beberapa lagu yang dibawakan penyanyi yang menjadi pemenang dalam program yang berlangsung berminggu-minggu itu.

    "Ada wajah-wajah kemenangan, politis dan musikal. Hari ini musikal, tapi kami berharap suatu hari kami akan punya kemenangan politik kami," kata Abu Ali, warga Palestina yang merayakan kemenangan itu bersama keluarganya di Gaza.

    Pemenang pertunjukan, yang dibuat berdasarkan acara Pop Idol di Inggris, dipilih oleh pemirsa melalui pesan teks. Politikus Palestina dan Yaman mendorong pendukung memilih kandidat yang mereka sukai dan perusahaan-perusahaan telepon memberikan penawaran khusus untuk mendorong orang memilih.

    Pada Jumat, malam pertama final, delegasi Palestina yang dipimpin putra presidennya menghadiri pertunjukan di studio MBC di Beirut. Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang sedang berada di Libanon untuk melakukan kunjungan resmi, menerima ketiga finalis di tempat tinggalnya di kedutaan, demikian menurut kantor berita Reuters. *

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?