Jadi Burung, Nicholas Saputra Butuh Dandan 5 Jam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Nicholas Saputra saat ditemui Usai Pemutaran film Interchange di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Februari 2017. TEMPO/DINI TEJA

    Aktor Nicholas Saputra saat ditemui Usai Pemutaran film Interchange di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Februari 2017. TEMPO/DINI TEJA

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Nicholas Saputra kembali berakting dalam sebuah film. Kali ini pria kelahiran Jakarta, 24 Februari 1984 ini bermain dalam film ber-genre thriller supernatural berjudul Interchange. Dalam film kolaborasi Indonesia-Malaysia ini, Nicholas berperan sebagai makhluk supernatural, jelmaan burung rangkong gading.

    Usai pemutaran film di CGV Grand Indonesia, Nicholas berbagi cerita tentang sulitnya berakting menjadi burung rangkong gading. "Hal tersulit mungkin dari make up-nya kali ya. Lama banget," ujar Nicholas, Kamis, 23 Februari 2017.

    Pemeran Rangga dalam 'Ada Apa dengan Cinta?' ini mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam agar bisa menjelma menjadi burung endemik di Kalimantan tersebut. "Sehari bisa 4 sampai 5 jam," kata Nicholas. 

    Meski dibantu dengan teknik CGI, nyatanya Nicholas harus rela tubuhnya dipasangi bulu-bulu burung artifisial. "Setiap hari setiap pagi jadi saya datang sebelum kru dateng saya sudah dateng, kru pulang saya masih lepas in bulu satu satu," kata Nicholas mengenang. 

    Selain harus didandani, Nicholas juga harus mempelajari beberapa gerakan. "Untuk movement ada koreografer yang membantu saya memberi ide-ide bagaimana saya harus bergerak," kata Nicholas. *

    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.