Curhat Nikita Mirzani Soal Hater yang Suka Mengusiknya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Nikita Mirzani saat melakukan operasi sedot lemak di Jakarta Selatan. ADITIA NOVIANSYAH

    Artis Nikita Mirzani saat melakukan operasi sedot lemak di Jakarta Selatan. ADITIA NOVIANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Nikita Mirzani dikenal sebagai artis yang lekat dengan kontroversi. Kepada Tabloidbintang.com, Nikita mengaku mulai jenuh dengan status kontroversi yang melekat pada dia selama bertahun-tahun ini. Nikita mengaku jumlah hater yang menyerangnya mulai berkurang.

    “Menjadi kontroversi itu bukan sesuatu yang menyenangkan sebenarnya, tapi saya berpikir bahwa kontroversi tidak bisa saya hindari dalam hidup ini,” ucap Nikita belum lama ini.

    Misalnya ketika dia harus bermain film dan membuat geger banyak orang. “Saat bermain film itu, saya sebagai pemain, hanya mengikuti skenario, bukan kehendak saya,” ujarnya.

    Pemberitaan heboh tentang dia di media massa dan obrolan para netizen di jagat dunia maya memang ia ketahui. Ibu dua anak itu paham bahwa setiap perbuatan yang dia lakukan akan menjadi sorotan banyak orang, termasuk para hater di media sosial.

    Tentang hater, Nikita mengaku jumlah orang yang tidak menyukainya sudah berkurang. “Sekarang saya tidak terlalu punya banyak hater, lebih banyak fan. Seiring berjalannya waktu, hater berkurang,” tuturnya.

    Sejauh ini, Nikita tak pernah mendengarkan cibiran para hater. “Saya cari makan sendiri, tidak minta uang mereka. Memang terkadang saya membutuhkan ketenangan, sehingga saya bisa fokus bekerja dan mengurus anak-anak saya dengan baik,” katanya.

    Tapi emosinya akan meledak saat para hater mulai mengusik dua anaknya: Laura Meizani Nasseru dan Azka Raqila Ukra. “Kalau sudah menghina anak-anak saya, biasanya saya sakit hati, karena mereka tidak tahu apa-apa,” ujarnya.

    TABLOID BINTANG.COM



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.