Grammy Awards, Adele atau Beyonce Lebih Unggul?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Inggris Adele berada di posisi ke-9 seleb terkaya Forbes 2016 dengan penghasilan US$ 80,5 (sekitar Rp 1 Triliun). Ia satu-satunya musikus yang membuat lebih dari setengah uangnya dari musik. Joel Ryan/Invision/AP

    Penyanyi Inggris Adele berada di posisi ke-9 seleb terkaya Forbes 2016 dengan penghasilan US$ 80,5 (sekitar Rp 1 Triliun). Ia satu-satunya musikus yang membuat lebih dari setengah uangnya dari musik. Joel Ryan/Invision/AP

    TEMPO.CO,Los Angeles- Sejumlah musisi difavoritkan pada ajang Grammy Awards 2017. Sebut saja rapper Drake, Rihanna maupun Twenty One Pilots. Persaingan ketat pun terlihat antara dua diva dunia, Beyoncé dan Adele. Dilansir dari USA Today, berikut ini prediksi persaingan Beyoncé dan Adele.

    Album Of the Year

    Beyoncé, Lemonade
    Sejarah Academy mencatat penghargaan tertinggi pada artis R&B/Hip-Hop terbilang jarang. Faktanya hanya ada dua yang berhasil mendapatkan penghargaan ini yaitu album Speakerboxxx/The Love Below milik OutKast pada 2004 dan Miseducation of Lauryn Hill milik Lauryn Hill pada 1999.

    Meskipun persaingan ketat datang dari penyanyi Pop Adele, sepertinya pemilih konservatif akan memilih Beyoncé. Dengan lirik yang kuat disertai naratif, album Lemonade diorediksi menjadi album terbaik tahun ini.

    Song Of The Year

    Adele, Hello
    Album terbaik boleh saja jatuh pada Lemonade milik Beyoncé. Tapi kalau soal lagu, siapa yang tak pernah dengar lagu Hello milik Adele.

    Pada 2015, lagu ini sempat berada dipuncak chart selama 10 minggu lamanya. Berkat kepopulerannya netizen juga membuat banyak meme serta parody lagu penyanyi asal Inggris ini.

    Record of the year

    Adele, Hello
    Lagu Formation dari Beyoncé disebut-sebut sebagai lagu yang seharusnya menang dalam kategori ini. Namun kepopuleran lagu Hello sepertinya tetap akan mengalahkan lagu istri Rapper Jay Z tersebut.

    DINI TEJA | USA TODAY


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.