Divisi 20th Century Fox Memfilmkan Wiro Sableng

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan selebriti Vino G. Bastian dan Marsha Timothy saat mengahdiri malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2015 di Tangerang Selatan, Banten, 23 November 2015. TEMPO/Nurdiansah

    Pasangan selebriti Vino G. Bastian dan Marsha Timothy saat mengahdiri malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2015 di Tangerang Selatan, Banten, 23 November 2015. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Vino G. Bastian mendapat peran utama sebagai Pendekar 212 dalam film Wiro Sableng 212 yang diangkat dari novel ayahnya, Bastian Tito.

    "Keluarga besar almarhum Bastian Tito sudah lama ingin memperkenalkan kembali Wiro Sableng 212 kepada generasi millennial,” kata Vino dalam siaran pers baru-baru ini. Vino berharap pahlawan super asli Indonesia ini bisa menjadi warisan untuk bangsa Indonesia.

    Skenario film itu ditulis Sheila Timothy, Tumpal Tampubolon, dan Seno Gumira Ajidarma. Sedangkan bangku sutradara diduduki Angga Dwimas Sasongko. Selain Vino, Marsha Timothy dan Sherina Munaf akan ikut serta berperan dalam film tersebut.

    Rumah produksi Indonesia Lifelike Pictures dan Fox International Productions (FIP), divisi dari 20th Century Fox Film Corporation, telah menandatangani kesepakatan kerja sama produksi untuk pembuatan film layar lebar ini.

    Wiro Sableng adalah serial silat terpanjang dan terlama di Indonesia. Serial itu terdiri atas 185 judul dan dibuat selama 39 tahun (1967-2006). Setiap bukunya terjual hingga ratusan ribu eksemplar. Bahkan beberapa judul mencapai penjualan sejuta eksemplar.

    Wiro Sableng telah menjadi legenda Indonesia yang hingga kini tetap mempunyai basis penggemar yang kuat. Film layar lebar kolosal dengan genre laga komedi fantasi ini akan diproduksi pada 2017 dan direncanakan diputar di bioskop tahun depan.

    ANTARA



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.