Setelah Sembuh dari Sakit, Abdee Negara Siap Gabung Slank Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gitaris Slank Abdee Negara (kelima kanan), bersama personel Slank memberi keterangan pers di markas Slank, Gang Potlot, Jakarta, 22 Maret 2015. Abdee Negara cuti atau istirahat selama delapan bulan hingga satu tahun dari Slank karena menderita sakit gagal ginjal. ANTARA FOTO

    Gitaris Slank Abdee Negara (kelima kanan), bersama personel Slank memberi keterangan pers di markas Slank, Gang Potlot, Jakarta, 22 Maret 2015. Abdee Negara cuti atau istirahat selama delapan bulan hingga satu tahun dari Slank karena menderita sakit gagal ginjal. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah vakum pasca-menjalani operasi ginjal pada November 2016 lalu, musisi Abdee Negara akan aktif kembali di kelompok musiknya, Slank, pertengahan 2017. Grup musik yang bermarkas di Jalan Potlot ini pun bakal membuat acara khusus.

    "Nanti tanggal 28 Juni, kita bakalan bikin konser khusus buat menyambut 'kepulangan' Abdee ke Slank," ujar Kaka selaku vokalis saat jumpa pers peluncuran album terbaru Slank, Selasa, 7 Februari 2017. Konser penyambutan khusus Abdee akan digelar di Jakarta dan tentu mengundang Slankers—basis penggemar Slank.

    "Kita belum kepikiran nih konsepnya. Kayaknya sih bareng tur Slank nanti, tapi bisa juga kita buat acara sederhana di base camp Slank dan mengundang beberapa media serta fan," kata Kaka.

    Lebih lanjut Kaka menjelaskan, dalam waktu dekat, Slank akan melakukan tur ke sejumlah kota besar Indonesia. Namun sayangnya, Abdee belum bisa bergabung dalam tur tersebut. "Kemarin sih pas kita jenguk, dia bilang sudah siap buat manggung lagi bareng Slank, bulan Juni nanti. Tapi kita juga enggak mau maksa, soalnya dia harus benar-benar pulih dulu," kata Kaka. 

    Tabloidbintang.com


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.