Lagu Payung Teduh Jadi Soundtrack Film 'Bukaan 8'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Group Band Payung teduh. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Group Band Payung teduh. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Tepat sebulan menjelang penayangan film Bukaan 8, Visinema Pictures mengumumkan bahwa lagu dari band indie Payung Teduh berjudul Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan akan menjadi soundtrack film tersebut.

    Lagu ini merupakan bagian dari Album Dunia Batas yang dirilis pada 2012. Berbeda dengan versi yang beredar selama ini, Payung Teduh secara eksklusif membuat aransemen baru untuk dijadikan soundtrack film Bukaan 8.

    Angga Dwimas Sasongko, Sutradara Film Bukaan 8, menuturkan bahwa proses pemilihan soundtrack film ini didasari oleh kesamaan antara tema lagu dan romansa yang terdapat dalam Film Bukaan 8. “Lagu ini kami anggap merepresentasikan cerita yang terdapat pada film Bukaan 8," kata Angga dalam rilis yang diterima Bisnis, Jumat, 27 Desember 2017.

    Menurut Angga, beberapa lirik lagu Payung Teduh yang romantis namun dibawakan dengan syahdu itu sesuai dengan suasana yang ingin dibangun film tersebut. "Bahkan dari judulnya, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan, kita bisa merasakan kesamaan jiwa dengan story yang ada di film Bukaan 8,” katanya.

    Bagi vokalis Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad atau Is, kolaborasi ini bukanlah yang pertama antara dirinya dan Visinema Pictures. Ia sebelumnya turut menyanyikan lagu soundtrack Film Filosofi Kopi (2015) berjudul Filosofi dan Logika bersama Glenn Fredly dan Monita Tahalea.

    “Buat saya, lagu dan film ini seperti berjodoh karena saya menulis lagu ini untuk anak dan istri saya. Sehingga ketika ditawarkan oleh Angga, saya pikir kenapa tidak, karena film ini sangat sesuai dengan lagu tersebut," kata Is.

    Is mengatakan secara garis besar lirik lagu ini tidak akan berubah. Namun mood dan suasananya akan berubah sesuai dengan kebutuhan film. "Kami ingin mencoba menghadirkan suasana bahagia di ruang bersalin di lagu versi film Bukaan 8,” kata Is.

    Film Bukaan 8 merupakan sebuah drama komedi romantis yang bercerita tentang Alam (Chicco Jerikho) dan Mia (Lala Karmela), pasangan millenial yang bertemu dan jatuh cinta di dunia maya. Hubungan mereka tidak direstui oleh keluarga Mia karena mereka menganggap Alam hanya bermain medsos dan tak punya pekerjaan tetap. Di momen kelahiran anak pertama mereka, Alam ingin membuktikan kepada  orang tua Mia, bahwa ia adalah seorang suami idaman.

    Bukaan 8 diproduseri oleh Anggia Kharisma dan Chicco Jerikho dengan Salman Aristo sebagai penulis skenario. Beberapa pemain lain yang terlibat selain Chicco dan Lala adalah Tyo Pakusadewo, Sarah Sechan, Dayu Wijanto, Uli Herdiansyah, Ary Kirana, Melissa Karim, Maruli Tampubolon, TJ, Ivy Batuta, Marwoto, Roy Marten, Nadine Alexandra dan Adriano Qalbi.

    Film ini rencananya akan ditayangkan secara perdana di bioskop seluruh Indonesia pada 23 Februari 2017 mendatang.

    BISNIS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.