India Selidiki Tewasnya Penggemar Shah Rukh Khan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shah Rukh Khan. AP/Rafiq Maqbool

    Shah Rukh Khan. AP/Rafiq Maqbool

    TEMPO.CO, Jakarta - India menyelidiki peristiwa pada Selasa, 24 Januari 2017 menyusul aksi di lokasi syuting film baru Shah Rukh Khan yang memicu kekacauan di sebuah stasiun kereta, yang mengakibatkan satu orang tewas.

    Ribuan orang berdatangan ke sebuah stasiun di negara bagian Gujarat, India untuk melihat Khan, yang melakukan perhentian singkat dalam perjalanannya ke Delhi untuk mempromosikan film terbarunya 'Raees' (Kaya).

    Namun, kegembiraan tersebut berubah menjadi kekacauan ketika para penggemar saling berdesakan untuk melihat ikon film India itu, yang melambaikan tangannya dari pintu penumpang. Di tengah kekacauan tersebut, Farid Khan Pathan (45), jatuh pingsan kemudian meninggal di rumah sakit. 

    Menteri Kereta India Suresh Prabhu mengatakan di Twitter bahwa dia memerintahkan polisi untuk "menyelidiki dan mengambil tindakan tegas terkait insiden tersebut." Tayangan televisi menujukkan bahwa kerumunan orang berlari menuju gerbong yang membawa Khan, sambil saling menyikut satu sama lain untuk mengambil foto dengan smarthphone mereka, ketika para polisi mencoba mengontrol mereka menggunakan pentungan.

    Dua petugas polisi juga terluka saat mencoba mengendalikan situasi, kata Sharad Singhal, seorang perwira polisi senior kereta. Dia mengatakan bahwa polisi sedang menyelediki apakah pihak produksi film tersebut sudah meminta izin sebelum melakukan aksi tersebut.

    Bintang film berusia 51 tahun tersebut menyatakan belasungkawa saat mengetahui kabar tewasnya pria itu. "Sangat disayangkan bahwa seseorang telah meninggal... doa saya menyertai keluarganya," katanya kepada para wartawan saat dia mendekati ke Delhi. *

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.