Adi Bing Slamet Tak Sungkan Belajar dari Komika Muda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adi Bing Slamet memberikan pemaparan saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, (11/4). Tempo/Tony Hartawan

    Adi Bing Slamet memberikan pemaparan saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, (11/4). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.COJakarta - Aktor sekaligus komedian, Adi Bing Slamet, mengaku terus mengembangkan lawakannya agar lebih unik dan bervariasi. "Memang komedi banyak, tapi juga harus berpikir mengembangkan komedi lebih unik, kaya lagi," ujar Adi dalam konferensi pers film komedi Generasi Kocak: 90-an Vs Komika di Jakarta, Selasa, 24 Januari 2017. 

    Adi mengatakan berdiskusi bersama sutradara dan sesama komedian bisa menjadi cara mengembangkan lawakannya. "Selalu berusaha mencari (komedi) yang baru, yang belum pernah seperti apa. Kami selalu berdiskusi bersama sutradara, pemain (yang terlibat dalam film)," tutur Adi. Termasuk dalam deretan pemain film, tentu para komika muda. 

    Adi bersama komedian senior lain, seperti Jaja Miharja, Mandra, dan Kadir, terlibat dalam film bergenre komedi lintas era, Generasi Kocak: 90-an Vs Komika
    Film ini memiliki konsep membandingkan dua generasi yang populer di Indonesia, yakni di era 90-an, dan komika, yang diwakili Arafah Rianti, Anyun Cadel, dan Afif Xavi. 

    Selain masing-masing karakter mewakili dua era tersebut, berbagai simbol khas dua generasi juga dimunculkan, semisal permainan dan barang-barang lain. Film besutan Wishnu Kuncoro itu rencananya akan ditayangkan di bioskop pada 15 Februari mendatang.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.