Mengidap Bell's Palsy, Nita Thalia Malah Disangka Judes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nita Thalia. instagram/youtube

    Nita Thalia. instagram/youtube

    TEMPO.CO, Jakarta - Pedangdut Nita Thalia menceritakan pengalamannya saat mengidap Bell's Palsy. Salah satunya ketika dicap judes oleh orang lain. 

    "Dulu pas sakit Bell's Palsy, orang mikirnya saya judes banget setiap ngisi acara. Soalnya enggak mau senyum, dan ngomongnya singkat banget," ujar Nita Thalia saat ditemui usai menjadi bintang tamu acara Rumpi di Gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (23/1).

    Pelantun "Goyang Heboh" itu menjelaskan, dirinya bukan bermaksud judes atau tidak ramah. Hal itu, sengaja ia lakukan lantaran sedang menahan sakit dari efek terapi selama menjalani penyembuhan penyakit Bell's Palsy.

    "Karena syaraf wajah saya lumpuh sementara dan bengkak, jadi saya makin enggak bisa ngomong dan enggak bisa ketawa. Selain itu, saya juga harus menjalani terapi dengan disetrum, jadi sakit banget, " katanya pada wartawan.

    Untuk mengobati penyakitnya, Nita Thalia sudah menjalani terapi khusus selama dua bulan. "Alhamdulilah sudah sembuh total," ujarnya.

    Nita Thalia terkena Bell's Palsy setelah menjalani perawatan wajah. Penyakit Bell's  Palsy terlihat seperti serangan stroke, karena sebelah wajahnya penyok dan sulit digerakkan. Penyakitnya mulai muncul pada Juli 2016. Setelah itu ia menjalani terapi sejak September hingga Oktober 2016.

    TABLOID BINTANG.COM

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.