Berbadan Ceking, BCL Pernah Dimarahi Desainer  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bunga Citra Lestari dalam acara launching Pelembut dan Pewangi Pakaian Molto Eau de Parfum di Hotel Indonesia Kempinski, Kamis 12 Mei 2016. Tempo/Selfy Momongan.

    Bunga Citra Lestari dalam acara launching Pelembut dan Pewangi Pakaian Molto Eau de Parfum di Hotel Indonesia Kempinski, Kamis 12 Mei 2016. Tempo/Selfy Momongan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Bunga Citra Lestari memang selalu terlihat langsing. Tubuhnya tak pernah terlihat berisi, apalagi gemuk. Menyadari kekurangannya, ia mengaku mulai mengatur diet makannya dan berolahraga. "Aku memang gemukan, tapi memang enggak gemuk-gemuk banget. Ini proses supaya tubuh jadi toned (lebih berisi dan berotot), agar enggak ceking kayak tiang," katanya di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Januari 2017.

    Untuk membuat tubuhnya lebih berotot, ia mengaku harus menurunkan sekaligus menaikkan berat badan. "Dikurusin sekitar 7 kilogram dan naik 2 kilo," ucap penyanyi berdarah Minang ini. Saat berat badannya turun, ia mengaku banyak dimarahi desainer lantaran baju yang dikenakan tak pernah pas. "Stylish sudah pada ngomel, bilang, 'Kita enggak bisa nih kalau tiap acara harus jadi lagi'," ujar Bunga mengenang.

    Kini, berat badannya sudah mencapai 47 kilogram. "Aku pingin mempertahankan berat badan di 47 atau 48 dan ingin toned juga," tuturnya.

    Diakui Bunga, dia mulai rutin berolahraga sejak pertengahan 2015. Saat itu, dia tiba-tiba saja merasa sudah siap menggelar konser tunggal. "Salah satu persiapannya ya dengan berolahraga, seperti lari," katanya.

    Menjelang konser pada 1 Maret mendatang, Bunga juga menambah rutinitasnya dengan olahraga renang. "Supaya badan lebih indah pas pakai kostum," ucapnya.

    DINI TEJA 



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.