Trio Lestari Dukung Ambon Jadi Kota Musik Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga musisi Indonesia yang tergabung dalam Trio Lestari yang terdiri dari (ki-ka) Sandhy Sondoro, Glenn Fredly dan Tompi. ANTARA/Teresia May

    Tiga musisi Indonesia yang tergabung dalam Trio Lestari yang terdiri dari (ki-ka) Sandhy Sondoro, Glenn Fredly dan Tompi. ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup musik Trio Lestari yang terdiri dari Glenn Fredly, Tompi, Sandy Sandhoro mendukung upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menjadikan ibu kota provinsi Maluku itu sebagai salah satu kota musik dunia.

    Setelah pencanangan Ambon menuju kota musik dunia pada 30 Oktober 2016 oleh Bekraf, berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menggalang dukungan dari berbagai musisi di Tanah Air.

    "Kami musisi di Jakarta prinsipnya siap membantu mewujudkan Ambon sebagai kota musik dunia. Sangat mungkin diwujudkan di Ambon karena banyak hal ditonjolkan, tidak hanya di bidang seni, melainkan budaya dan wisata juga memungkinkan hal tersebut," kata Tompi di Ambon, Senin, 16 Januari 2017.

    Tompi mengatakan talenta yang dimiliki musisi Ambon luar biasa. Komunitas musik di daerah itu juga saling menghidupi sehingga menjadi kekuatan dalam pengembangan kota musik ke depan.

    "Komunitas musik yang ada di Ambon juga saling menghidupi. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Ambon. Saya membayangkan, jika hal tersebut terwujud, festival musik semakin banyak dilaksanakan di kota ini," ujarnya.

    Senada dengan rekannya, Sandhy mengungkapkan kualitas musisi di Ambon cukup baik karena para musisi telah melewati tahapan bermusik tidak sekadar hobi, melainkan telah mulai produksi.

    "Ini luar biasa. Ke depan hanya perlu menambah referensi bermusik serta mempelajari agar produksi jauh lebih baik kemasan serta hasil produksinya," katanya.

    Salah satu pentolan Trio Lestari asal Ambon, Glenn Fredly, mengatakan upaya mewujudkan Ambon sebagai kota musik dunia merupakan tanggung jawab bersama.

    Selain itu, upaya membentuk pola pikir masyarakat adalah hal penting selain kualitas musik yang akan dinilai UNESCO.

    "Dalam empat tahun ke depan, UNESCO ingin melihat itu. Apakah Ambon sudah layak menjadi kota musik dunia. Kalau saya melihatnya justru bukan bagaimana persiapan kita untuk ditampilkan ke UNESCO, tapi bagaimana kota musik ini sebagai entri poin membangun pola pikir masyarakat Ambon," kata dia.

    Trio lestari berharap upaya pemerintah tak hanya sekadar wacana, melainkan dapat diwujudkan bersama.

    RERE KHAIRIYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.