Guangdong Semarakkan Liburan Imlek 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta menggunakan kostum perang adat Minahasa memeriahkan karnaval perayaan Cap Go Meh di Jakarta, 21 Februari 2016.  Perayaan Cap Go Meh merupakan rangkaian terakhir masa perayaan Imlek. ANTARA/Wahyu Putro A

    Peserta menggunakan kostum perang adat Minahasa memeriahkan karnaval perayaan Cap Go Meh di Jakarta, 21 Februari 2016. Perayaan Cap Go Meh merupakan rangkaian terakhir masa perayaan Imlek. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - "Selamat datang di Guangdong, tempat yang tepat bagi Anda untuk menghabiskan liburan Tahun Baru Imlek 2017, Tahun Ayam Api!" Begitulah isi undangan dari provinsi Guangdong seperti yang dimuat di berbagai media lokal di Guangdong pada tanggal 10 Januari 2017. Selama periode Festival Musim Semi, seluruh kota di provinsi Guangdong akan menyelenggarakan rangkaian acara bertema Imlek. Untuk itu, terdapat hampir 400 acara telah dipersiapkan untuk menyambut para tamu dari seluruh dunia.

    Salah satu kota klasik yang dulu dikenal dengan nama Kanton, Guangdong terletak di bagian selatan Tiongkok. Guangdong adalah salah satu provinsi paling berkembang di kawasan ekonomi Delta Sungai Mutiara, berjarak sekitar dua jam berkendara dari Hong Kong, Tiongkok. Guangdong menawarkan cuaca yang sangat bersahabat di mana Anda dapat merasakan cuaca khas musim semi selama setahun penuh, bahkan Anda dapat merasakan hangatnya sinar matahari di musim dingin. Begitu banyak hal yang dapat Anda peroleh, mulai dari pasar bunga di mana Anda dapat menemui beragam jenis bunga khas Tiongkok, mempelajari cerita rakyat South of the Five Ridges, wisata ke berbagai taman rekreasi, mencicipi berbagai kuliner khas, bersantai di pemandian air panas atau pantai.

    Selama penyelenggaraan periode "Welcome to Guangdong to Spend the Lunar New Year of 2017, the Year of Rooster", provinsi Guangdong siap menggelar sekitar 400 acara, di antaranya seperti festival bunga, lentera, kuil, dan baju adat, pameran Warisan Kebudayaan Tak Berwujud, pameran kebudayaan dan seni, fotografi, serta doa bersama, dan beragam acara luar ruangan lainnya.

    Berpartisipasi di dalam festival bunga menjadi keharusan bagi masyarakat Kanton selama Festival Musim Semi. "Warga asli Guangdong" serta "Pendatang" dapat mencium semerbak wangi bunga di sepenjuru kota. Pada tanggal 25-28 Januari 2017, kota Guangzhou akan menyelenggarakan festival bunga dan festival bunga apung di jalan utama kota ini. Acara tersebut akan menjadi sesuatu yang paling ditunggu di musim dingin di Guangzhou. * 


    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.