Meryl Streep 'Serang' Trump di Ajang Golden Globe 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nominator Aktris Pendukung Terbaik, Meryl Streep (tengah), berpose dengan patung Lego Oscar di akhir Academy Awards di California, 22 Februari 2015. Penghargaan ini diperoleh Patricia Arquette dalam film

    Nominator Aktris Pendukung Terbaik, Meryl Streep (tengah), berpose dengan patung Lego Oscar di akhir Academy Awards di California, 22 Februari 2015. Penghargaan ini diperoleh Patricia Arquette dalam film "Boyhood". Kevin Winter/Getty Images

    TEMPO.CO, Los Angeles - Aktris senior Meryl Streep mengkritik presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. Kritikan tajam tersebut ia sampaikan sesaat setelah ia menerima penghargaan lifetime achievement award di Golden Globe 2017.

    Tanpa menyebut nama Trump, wanita yang sudah delapan kali memenangkan penghargaan di Golden Globe ini mengkritisi kebiasaan dan kebijakan Trump di hampir seluruh pidato kemenangannya.

    "Naluri untuk menjatuhkan seseorang akan ada ketika hal ini dilakukan seseorang yang memiliki kekuatan. Hal ini akan mengacaukan kehidupan seseorang. Rasa tak menghormati, maka akan timbul rasa saling tak menghormati lainnya. Kekerasan juga akan menghasilkan kekerasan lainnya," ujar Meryl Streep dalam pidatonya dikutip dari BBC, Minggu, 8 Januari 2017.

    Wanita berusia 67 tahun ini mengaku terkejut akan tingkah Trump pada kampanye presiden beberapa bulan yang lalu. Saat itu, Trump menirukan reporter penyandang disabilitas dari New York Times, Serge Kovaleski.

    Baca juga: 

    Twitter Tutup Akun Donald Trump jika...


    Dalam wawancara melalui telepon dengan New York Times, Trump mengatakan dirinya tak merasa 'terkejut' jika dirinya diserang oleh 'sineas liberal'.

    Usai menyampaikan aspirasinya, penonton pun bersorak. "Hollywood berkembang bersama dengan orang asing!"

    Dalam pidatonya tersebut, Meryl juga medesak agar pers mampu menekan dan menjelaskan tindakan Trump serta meminta kontribusi pada Komite untuk Melindungi Jurnalis.

    DINI TEJA

    Baca: 
    Pengacara Ahok: Kami Akan Hancurkan Kredibilitas Saksi 
    Soal Fatwa MUI Penistaan Agama Ahok, Ini Komentar Gus Nuril


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.