Sukses di Musik Jazz, Eva Celia Akui Dompleng Indra Lesmana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi dan aktris Eva Celia memberikan keterangan pada awak media saat peluncuran album perdananya bertajuk And So It Begins di kawasan Kemang, Jakarta, 16 November 2016. Album musik perdana ini berisi delapan buah lagu. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi dan aktris Eva Celia memberikan keterangan pada awak media saat peluncuran album perdananya bertajuk And So It Begins di kawasan Kemang, Jakarta, 16 November 2016. Album musik perdana ini berisi delapan buah lagu. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta – Penyanyi Eva Celia tidak menampik anggapan bahwa kesuksesan karier bermusiknya dipengaruhi oleh nama besar sang ayah, Indra Lesmana. Menurut Eva, ayahnya banyak membantu dia dalam berkarya. “Enggak bisa dimungkiri, aku memang anak dari seorang Indra Lesmana, musikus jazz ternama di Indonesia. Hasil karyaku juga karena ilmu dan dorongan beliau. Aku bersyukur ayah mau bantu aku buat menciptakan lagu yang bisa diterima di masyarakat, khususnya Indonesia,” kata Eva ketika dijumpai di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Januari 2017.

    Eva merasa terbebani oleh nama besar ayahnya. Tidak ingin terus berada di bawah bayang-bayang ayahnya, Eva berharap di masa mendatang ia dikenal tanpa embel-embel Indra Lesmana. “Aku enggak bisa bohong kalau beban banget dikatai mendompleng nama besar ayah. Tapi, aku justru tertantang harus bisa membawa namaku sendiri agar enggak dikatai aji mumpung,” kata pelantun lagu Reason itu.

    Menurut Eva, keterlibatan ayahnya tak berhenti di album And So It Begins yang rilis pada November tahun lalu. Di album tersebut, Indra Lesmana bertindak sebagai produser sekaligus penasihat. “Di penggarapan album 2017 ini ayah juga masih terlibat,” kata putri Sophia Latjuba ini. *

    TABLOID BINTANG.COM



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.