Pameran Koleksi Istana Kepresidenan Dongkrak Pengunjung Galeri Nasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengamati lukisan yang dipamerkan dalam pembukaan pameran seni rupa koleksi Istana Kepresidenan, di Galeri Nasional, Jakarta, 1 Agustus 2016. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo mengamati lukisan yang dipamerkan dalam pembukaan pameran seni rupa koleksi Istana Kepresidenan, di Galeri Nasional, Jakarta, 1 Agustus 2016. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pameran koleksi Istana Kepresidenan di Galeri Nasional Indonesia pada Agustus lalu meraih sukses luar biasa. Lebih dari 35 ribu pengunjung melihat pameran yang digelar selama sebulan penuh itu. Angka pengunjung yang cukup fantastis ini mendongkrak jumlah pengunjung Galeri Nasional sepanjang 2016.

    “Pengunjung kami melonjak tajam hingga 57 persen dibanding tahun lalu. Salah satu pameran yang menyedot perhatian pengunjung adalah pameran koleksi lukisan Istana Kepresidenan,” ujar Tubagus “Andre” Sukmana, Kepala Galeri Nasional, dalam acara Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 di Galeri Nasional, Rabu, 21 Desember 2016.

    Pameran itu menghadirkan beberapa keramik dan 28 lukisan karya beberapa pelukis, antara lain Raden Saleh, Affandi, Basoeki Abdullah, Dullah, Harijadi Sumadidjaja, Henk Ngantung, Kartono Yudhokusumo, S. Sudjojono, Sudjono Abdullah, Trubus Sudarsono, Srihadi Soedarsono, Gambiranom Suhardi, Surono, Lee Man Fong, Rudolf Bonnet, Hendra Gunawan, Diego Rivera, Miguel Covarrubias, Walter Spies, Ida Bagus Nadera, dan Mahjuddin.

    Pameran koleksi Istana Kepresidenan juga akan kembali digelar tahun depan. Namun Andre mengatakan belum mengetahui konsep dan koleksi yang bakal dipamerkan dalam rangka peringatan kemerdekaan RI tersebut. “Siapa kuratornya dan konsepnya belum dibicarakan. Mungkin perlu dibuka kesempatan panggilan kurator.”

    Andre menuturkan jumlah pengunjung tahun ini mencapai lebih dari 231 ribu orang, sedangkan pada tahun lalu lebih dari 139 ribu orang. Total angka ini diperoleh dari pameran tetap dan pameran temporer. Pameran tetap menarik lebih dari 89 ribu pengunjung, sedangkan sisanya dari 23 pameran temporer.

    Selain pameran koleksi Istana Kepresidenan, pameran temporer yang meraih pengunjung cukup tinggi adalah pameran Encounter Southeast Asia Plus (SEA +) Triennale 2016 dengan 18.728 penjunjung, pameran seni rupa kontemporer Indonesia Manifesto V: Arus (15.675), pameran karya Entang Wiharso dan Sally Smart bertema Conversation (6.667), dan pameran fotografi Abad Fotografi 6.357 orang.

    Pameran yang diselenggarakan di Galeri Nasional melibatkan 851 seniman dengan 1.881 karya. “Tentunya seniman dan karyanya berbeda, menunjukkan para seniman berproses, berkreasi dengan berbagai medium,” ucap Andre.

    DIAN YULIASTUTI



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.